Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

Negara yang Indah

 

Beberapa bulan yang lalu, datang adik kakak ibu-ibu turki ke toko saya. mereka membeli rompi rajutan buat tantenya. kemudian datang abangnya menyusul.
adik-adiknya mengatakan ke abangnya kalo saya orang Indonesia. dan si abang berkomentar begini: "ngapaian kamu meninggalkan negaramu yang indah untuk tinggal di sini?"
"lah, turki juga kan indah," ucap salah satu adiknya.
"Indonesia lebih indah dong. dan cuaca di sana juga bagus banget. kamu ga perlu repot beli baju setiap ganti musim... bla bla bla..." ucap si abang keukeuh.
saya ga perlu menjelaskan Indonesia kepada ibu-ibu turki ini. sudah ada abang turki yang menjelaskan tanpa diminta. saya cuma senyum-senyum bangga aja. 😃
ga tau nih si abang pernah ke Indonesia atau tidak. saya ga sempat nanya karena mereka buru-buru.

Tanjakan emen?

 

Tadi (sebelum jam 8 malam), sedang menunggu bus di halte terminal, ada cowo turki yang minta ijin untuk duduk di bangku bersama saya. Silakan aja duduk di ujung satunya. Jadi kita duduknya sama-sama di ujung (gak dempetan).
Si cowo ini ngajak ngomong aja dengan suara yang seperti orang mabuk. tapi saat itu dia tidak bau alkohol, hanya saja suaranya begitu.
Dia tahu saya orang asing trus nanya saya orang mana. Awalnya saya ga jawab tapi dia terus menebak-nebak. ya udah saya kasih tahu dari Indonesia. Lalu dah dia bilang bahwa punya teman orang Indonesia. yang pastinya cewe. dan sepertinya mereka pacaran. katanya mereka udah 2 tahun, tapi dia belum bisa pergi ke Indonesia.
"Kalo kamu punya uang, pergi aja ke sana."
"Karena saya pernah tertangkap mabuk sewaktu nyetir mobil, jadi saya dihukum ga boleh keluar negeri selama 5 tahun."
Oohh pantesan aja, suara dia kayak mabuk gitu. Ternyata pemabuk ni orang.
"oh, jadi nanti kalo udah 5 tahun, kamu bisa keluar negeri, gitu ya?"
"Iya."
"Emangnya cewe itu Indonesianya di mana?"
"itu lo daerah yang ada tanjakannya, yang di tanjakan itu sering terjadi kecelakaan."
yeee ga tau atuh. emangnya Indonesia cuman segede kecamatan. tanjakan mana maksudnya. tanjakan emen?
Aduh kasian amat sama si cewenya. jatuh cinta sama ot pemabuk begini.
Jadi mereka kenalan di FB. kata si ot ini, si cewe yang bilang kalo dia suka sama ot karena cakep, trus dia minta si ot untuk datang ke Indonesia. tapi karena si ot sedang ga bisa keluar negeri, jadi dia juga bingung harus gimana.
"Suruh aja si cewe datang ke sini."
"Ga dibolehin sama orang tuanya."
"Ya ke sininya sama orang tuanya dong."
Dan mereka ini komunikasi pake google translate yang banyakan ga nyambungnya. makanya si cowo waktu ditanya si cewe dari daerah mana di Indonesianya, dia cuman bilang daerah yang ada tanjakan begitu.
Jadi teman-teman, terutama yang bucin turki. kesamaan bahasa itu penting supaya bisa nyambung dalam berkomunikasi. terserah deh pake bahasa apa. yang penting ada kesamaan bahasa. jangan bilang bahasa tubuh ya.
Lihat aja contoh dua orang yang saya ceritain ini. Mereka ngobrol dua tahun tapi ngobrolnya pake google translate. ga tau sebanyak apa info yang mereka dapatkan di antara mereka. Apakah si cewe tahu kalo cowo ini pemabuk?

Turis sok akrab?


"Salam sister, how are you?" tanya abang turis yang masuk ke toko.
"Waalaikumsalam. fine, thx. how about you?" saya ngejawab sambil mikir ini abang turis siapa ya. perasaan saya ga pernah ketemu.
"Waktu kami ke sini ketemu sama suami kamu," ucapnya, seperti membaca pikiran saya.
Ohhh pantes aja, paling suami cerita kalo istrinya orang Indonesia.
Lalu istri si turis nanyain suatu produk tapi di toko saya ga ada. Dia pun milih-milih pashmina dan fix mau beli dua warna. nawar dikit, oklah, langsung bungkus.
Sambil memasukkan pashmina ke kantong, saya tanya asal mereka. "Eritrea," jawabnya. hmmm ternyata ini turis yang diceritakan suami.
Setelah beres transaksi dan saling berterima kasih, saya ngasih tahu tempat yang menjual produk yang tadi ditanyakan. Saya keluar dan kasih tunjuk tempatnya. Tinggal lurus aja dari toko saya. Mereka pun menuju ke sana.
Pas saya masuk ke toko, eh ada topi mba turis ketinggalan. Saya pikir pasti lah mereka balik ke sini lagi. Saya nulis dulu penjualan yang baru terjadi. Ditunggu-tunggu kok ga ada datang si turis. Saya liat ke arah toko yang tadi ditunjukkin, ternyata mereka baru keluar dan menuju ke jalan utama. sepertinya ga nyadar kalo topinya ketinggalan.
Saya kejar deh mereka sambil bawa topi. Eh ternyata mereka balik dan rupanya si mba sadar topinya ga ada di kepalanya tapi dia bingung ketinggalan di mana. apakah di toko yang barusan? Posisi saya udah cukup dekat tapi saya ada di seberang. Saya lambaikan topinya dan mereka melihat. untung deh ga usah ngejar ke jalan utama. Pas saya kasih topinya, ternyata ada yg hilang dari topinya. aksesori tali dan kewuk/kerang yang melingkarnya lepas. Saya temukan juga itu aksesori tergeletak di seberang jalan. rupanya tadi pas saya bawa, si tali itu terlepas. mba turis ga berenti bilang terima kasih ke saya. "thank you super sister," katanya 😃

Indonesia vs Mardin

Barusan ada pasangan kocak (orang turki). Si istri repeat customer di toko saya. Si suami orangnya santai, ga masalahin harga.
Awalnya yang datang istri dan 2 anaknya yang masih kecil. Si istri pertamanya nanyain rompi tapi ga ada. Terus dia lihat lihat blus dan tertarik salah satunya. Si suami datang dan bilang mau ngambil uang dulu. Si istri nunggu suaminya datang.
Ketika suami datang, si istri bilang mau beli blus yang dipegangnya. Si suami mengiyakan dan langsung ngasih kartu debit ke saya. Tapi saya ga langsung menerima, saya sarankan si istri untuk mencobanya. Setelah dicoba dan ok barulah saya gesek kartunya.
"Abla saya kasih 30 harganya ya," ucap saya pada si istri. Karena tadi waktu nanya saya bilang 40. Karena repeat cust, saya kasih diskon.
"Iya makasih," ucap si istri.
"Tapi saya yang bayar," ucap si suami.
"Kalo gitu buat kamu 40 aja," ucap saya.
"Gpp 40 juga," ucap si suami santai.
"Saya kan suka belanja di sini, jadi dikasih diskon," jelas si istri pada suaminya.
Saat menggesek kartu, si suami yang sadar kalau saya orang asing, dia nanya asal saya.
"Endonezya (Indonesia)" jawab saya.
"Bildiğimiz Endonezya mı (Indonesia yang itu ya)?" tanya si suami.
"Evet bildiğiniz Endonezya (ya Indonesia yang itu), jawab saya.
"Luar negeri ya?" tanya si istri pada suaminya.
"Hayir, Mardinin arka tarafında (bukan, itu di belakangnya Mardin)" jawab si suami sambil ketawa.
"Iya lah luar negeri. Deket Malaysia. Naik pesawat aja lama banget. Negaranya panas, banyak sawahnya," jelas si suami.
Waahh si suami ini kayaknya tau banyak tentang Indonesia.
Sambil ngobrol bercanda begini diselingi ketawa ketiwi, transaksi pun beres. Setelah saling berterima kasih Mereka pun berlalu keluar dari toko.
*Mardin adalah salah satu kota di Turki.

Sunda Asli

Banyak turis dari berbagai negara datang ke toko saya memberikan banyak cerita untuk diungkapkan.
So far, kebanyakan yang datang dari eropa (asli atau imigran) dapat menebak tepat bahwa saya Indonesia. Tapi ada juga yang meleset, menyangka saya thailand, vietnam, pilipina. Setidaknya masih asia tenggara.
Namun bagi orang tataristan, mereka nyangka saya orang tatar. Bagi orang uzbekistan, saya orang uzbek. Bagi orang kazakistan, saya orang kazak. Bagi orang azerbayjan, saya orang azeri. Ehhh kumaha ieu teh. Yang pasti saya mah SUNDA ASLI 

I am Indonesian

"I am Indonesian," ucap saya pada turis Denmark di tengah percakapan kami.
Saya menawarinya minum teh setelah kami beres bertransaksi. Kami pun minum teh bersama di depan toko sambil ngobrol ngalor ngidul.
"Pantesan dari tadi saya mikir. Dia pasti bukan orang Alanya, coz Englishnya bagus," ucapnya pada saya. 

Persaudaraan Indonesia

Kalau ga salah tiga hari sebelum lebaran, saya bertemu dengan orang Indonesia asal Bali. Saat itu menit-menit menjelang iftar. Saya sedang menyiapkan makanan untuk iftar di depan toko. Terlihat ada dua cewe berjalan akan melewati toko kami. Saya berpikir kalau wajah mereka mirip orang Indonesia. Saya melihat mereka dan mereka pun melihat saya (mungkin mereka berpikir sama seperti saya).

Setelah dekat, kami saling melempar halo. Dan kami pun bersamaan bertanya "Indonesia?" Setelah jawaban "Ya" saling kami lontarkan, kami pun refleks berpelukan. Senangnya bertemu dengan saudara senegara di negeri rantau ini.

Kami memang berasal dari pulau yang berbeda, kultur kami juga beda. Bahkan agama kami pun beda. Tapi atas nama Indonesia, kami merasakan persaudaraan.

Indonesia sedang mengalami ujian yang sangat berat.
Keramahan dan sikap toleransi yang sudah mendarah daging apakah sudah meluntur?
Apakah Bhinneka Tunggal Ika masih berlaku?

Marilah kita merenung bersama dan bersatu kembali :)
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
(penggalan lirik "Indonesia Raya")

Salam persatuan,
Summer di Alanya
20 Juli 2015

Dian Akbas
 


siaran pers tentang biaya fiskal 2009

fyi tentang biaya fiskal

mulai 1 jan 2009 - 31 des 2010 untuk yang punya npwp gratis fiskal dech, tapi buat yang ga punya harus bayar 2,5 jt untuk ke LN via udara dan 1jt via laut.

duhhh mau dihapuskan kok malah dinaikin dulu sih

silakan klik attachment untuk mengetahui biaya fiskal yang berlaku per tanggal 1 januari 2009

siaran persnya dapet download dari: http://www.pajak.go.id/

cara makan orang turki vs cara makan orang indo

semalam makan malam bareng suami, cuma berdua saja coz suami pulang dari toko jam 23,30...emine pun sudah tidur, ya sudah kami makan di dapur saja....sambil makan kami ngobrol2 tentang cara makan orang indonesia....

suami bilang gini "kenapa ya waktu di bandung klo makan tidak pernah kenyang, saya makan terus makan terus, tapi perut saya gak kenyang2"

saya jawab aja begini "pasti klo orang turki makan menuruti cara makannya orang indonesia tidak akan kenyang" karena orang indo itu klo makan semua makanan disatukan dalam satu piring...misalnya ngambil nasi terus ngambil sedikit sayur trus ngambil lauk semuanya disimpan dalam satu piring, meskipun ngambil porsi banyak tetap saja sedikit untuk ukuran orang turki.......karena caranya orang turki lain lagi......

begini cara makan orang turki: misalnya makan malam dengan menu soup, yemek (misal fasulye), makan pendamping seperti pilav (nasi turki) or makarna (makroni or spageti)....nah pertama minum soup 1 mangkok, habis itu makan fasulye 1 mangkok, habis itu makan pilav or makrna 1 mangkok...jadinya kan 3 mangkok....saya juga klo makan seperti itu langsung full tank......meskipun disini makan bareng tapi saya suka makan dengan cara indo, makanan disatukan dalam 1 mangkok kecuali soup terpisah....  so pantas saja klo orang turki makan dengan cara makannya orang indo tidak akan merasa kenyang

buku nikah indo-turki

klo buku nikah yang indonesia, temen2 MP yang sudah menikah dan menikahnya di indonesia pasti punya.....yang satu lagi buku nikah warna merah adalah buku nikah di turki......klo buku nikah indo bahasanya kan indo-english, sedangkan yang turki ini bahasanya turkish-french....
saya dapat buku nikah ini karena..saya dan suami tinggal disini jadi harus tercatat di catatan sipil setempat so waktu mau pergi ke turki, kedubes turki di jakarta ngasih surat2 untuk disampaikan ke catatan sipil disini agar langsung dicatat dan diberi buku nikah jadi tidak usah nikah ulang disni.....

alanya vs bandung

bandung is my hometown, i was born and grow there. alanya is the place where i am living now. bandung is beautiful, its true.. it is not because i am asli bandung so i am saying that, but most people who come to bandung will say that sentence.... and alanya, it have nice medeteranian sea scenery, thats why so much tourist like to visit alanya for holiday....apalagi summer time..banjir turis deh...

bandung yang dikelilingi pegunungan otomatis berhawa sejuk, meskipun sekarang agak2 berpolusi  tapi tetep aja beaıtiful euy (*maksa*).....

alanya dan bandung ada perbedaan dan saya rasa ada persamaannya. perbedaanya karena alanya berlokasi di daerah laut, tapi menuju ke arah utara....berbukit2 gitu, dan di alanya pun ada sebuah gunung yang mirip tangkuban perahu, itu saya rasa persamaannya dengan bandung (meskipun beda, tetep weh disama2in) tapi bener lho gunungnya seperti perahu terbailk (maksa lagi hehehe).

di alanya menurut saya yang orang bandung (yg mana di bandung masih terlihat ada sampah di jalan)....disini bersih....trus meskipun banyak perbaikan jalan dimana2 tapi dalam jangka waktu beberapa hari pasti selesai (soalnya alanya kan touristic place jadinya kejar tayang banget, gak enak gitu lho sama turis)

apalagi waktu yasar datang ke bdg tahun 2005 yang lalu (waktu belum jadi suami) di bandung lagi krisis sampah karena pusat pembuangan sampah meledak alias ada tragedi disana jadinya sampah menggunung di setiap sudut jalan (baunya kemana2) wah kesan pertama yang tidak enak untuk yasar.....tapi saya ga mau donk klo dia beranggapan bandung tuh kota yang jorok, jadi sekuat tenaga saya menerangkan klo di bandung sedang ada musibah dan pemerintah kota pun sedang memikirkan untuk pusat pembuangan sampah tersebut....emang bandung bukan kota yang jorok kok

Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...