Posts

[New Anthology] Asyiknya Belajar di 5 benua

Image
Bismillah Berawal dari perkenalan dengan mak EfaRefnita di akhir Februari 2017. Mak Efa mengajak saya untuk berkontribusi dalam proyek menulis antologinya yang bertema Pendidikan dasar di mancanegara. Mak Efa sibuk mencari kontributor penulis di berbagai negara. Kami pun menyamakan visi untuk memberikan manfaat melalui buku yang kami tulis. Waktu berjalan dan naskah pun terkumpul, 15 negara kala itu. Kami pun mengirimkan naskah tersebut untuk diterbitkan. Menunggu jawaban atas naskah itu, kami memulai proyek baru. Dan proyek kedua ini malah cepat dapat jodohnya dan terbit lebih dulu, yaitu Ceria Ramadhan di 5 Benua - 25 Negara. Buku Ceria Ramadhan ini diterbitkan oleh Penerbit Ziyad yang alhamdulillah mendapat banyak peminat sehingga menjadi bestseller. Yah memang naskah pendidikan ini bisa dibilang lama dapat jodohnya. Kami pun memperkaya naskah dengan menambah 3 negara, jadi buku ini mencakup 18 negara di 5 benua. Berbulan kami lalui, naskah ini sudah keliling beberapa penerbit. Al…

Yes I am Old

Image
Suatu malam di terminal bus. Saat itu hampir jam 9, sedang menunggu pintu bus dibuka utk tujuan pulang, saya mengobrol dengan seorang ibu bule di halte terminal. Saya sudah sering melihat ibu bule ini sejak beberapa tahun lalu. Last year pernah ngobrol sekali, tapi sepertinya si ibu sudah lupa. Ibu bule ini temannya (bisa dibilang begitu) seorang ibu turki. Ibu turki ini tetangga saya yg bekerja (bersama suaminya) sbg pembersih toilet di belakang balai kota. Ibu turki ini mengaku kalo ibu bule ini temannya. Ya mereka sering bareng nunggu bus dan suka ngobrol walau dengan bahasa masing masing. Karena ibu turki ga bisa english dan ibu bule ga bisa turkish. Nah malam itu mereka ngobrol sesuatu tapi sepertinya ibu bule bingung. Saya baru datang ke sana dan berdiri depan mereka. "Kamu bisa english?" tanya ibu bule. Saya pun mengiyakan. Lau saya menerjemahkan utk membantu percakapan mereka. Dari sana mulai nyambung ke percakapan lain. Ibu bule ngomong sesuatu dengan mimik dan ger…

Tarawih di sini ga bagus

"Where are you from?" tanya saya pada turis lelaki yg melihat lihat baju utk ibunya. "Saya lahir di beirut. Asal dari palestina. Di sini saya tinggal di apartment," jawabnya. "Kamu tinggal di negara mana?" tanya saya kembali. "Di sweden. Di sana puasanya lama. Jadi saya datang ke sini aja utk puasa supaya ga terlalu lama," jawabnya sambil memperlihatkan jadwal puasa di smartphone nya. Imsak pukul 2an dan maghrib hampir jam 10 malam. Solat isya jam 23:30-an. "Tapi taraweh di sini ga bagus," tambahnya. "Kenapa?" "Terlalu cepat. Tidak bagus itu. Kami biasanya taraweh 8 rakaat (tanpa witir). Setiap taraweh imam membaca satu juz. Tapi di sini terlalu cepat. Taraweh itu kita harus mendengarkan bacaan quran imam hingga meresap ke hati. Waktu di maroko, masyaallah sangat bagus. Satu juz. Memang lama, tapi meresap ke hati."

Our grand daughter is muslim

Image
Barusan saya kedatangan turis (non muslim sepertinya) yang belanja tunik utk cucunya yg muslim. "can I help?" tanya saya.
"ya. Our grand daughter is muslim. We want to buy dress for her for Eid," jawab kakek turis. Sebelumnya saya tanya ukuran badannya agar saya bisa menunjukkan ukuran yang tepat. "She likes black," tambahnya. Saya pun menunjukkan tunik hitam beberapa model sesuai ukurannya. Mereka pun memilih salah satunya. Saya tunjukkan lagi yg modelnya polos. "This is for Eid. It must be nice model," katanya sambil memilih model yang pertama. Mereka menanyakan harganya, saya pun menyebutkan harga normalnya. "Untuk sekarang kami beli satu ini dulu," katanya sambil menyerahkan tunik hitam yang dipilihnya. Sebetulnya mereka masih ingin memilih model lain untuk orang yg lebih dewasa dan lebih kecil tapi sepertina mereka dikejar waktu. Keluarganya menunggu di sebrang toko saya. Saya bungkus tuniknya. Lalu si kakek mengeluarkan uang dari…

Kenapa Pakai Mukena?

"Kamu kok pake baju lagi (maksudnya mukena), kan baju kamu sudah tertutup?" tanya seorang teteh pedagang pasar jumat sewaktu mau solat duhur di mushola. "Kita kan solat ini istilahnya bertemu dengan Allah. Nah, harus pake baju bagus donk kalo ketemu Allah. Kalian aja kalo mau ke kawinan beli baju baru. Itu cuman ketemu manusia lo. Ini ketemu Allah, masa pake baju biasa sih," jawab saya sambil bisik bisik karena takut mengganggu orang lain yang sedang solat. "Bener juga ya. Kita ga kepikiran sejauh itu," ucap si teteh pada teman pedagang yang lain.

Kepo beda rasa

Setiap orang yg datang ke toko ini dan baru ketemu saya, pasti kepo. Mereka akan bertanya pada saya, semua orang bertanya pertanyaan yang sama. Namun ketika pertanyaan yg sama itu ditanyakan dengan rasa yang berbeda, maka saya pun akan menjawab dengan rasa yang berbeda pula. Contohnya kemaren dan hari ini. Kemaren datang ibu dan anak cewe. Mereka pertama kali datang ke toko saya. Si ibu kepo pada saya dan bertanya. Namun cara bertanya si ibu ini tidak sreg di hati saya. Maka saya pun menjawabnya dengan nada yg marah. Si ibu merasakan itu. Mereka mencari sesuatu dan tidak ada di toko saya. Tapi mereka ntah dengan maksud apa bertahan di dalam sambil bertanya tanya yg bikin saya bete. Udah gitu nanya harga blus, ketika dikasih tahu harganya dibilang mahal, tapi terus aja melihat lihat blus itu. Sambil juga terus nanya nanya dengan rasa yg bikin bete. Saya jawab lagi dengan nada marah agar mereka cepat keluar. Beda dengan hari ini. Ada customer yg lumayan rese sebenernya tapi berkat dia …

Selamat Berpuasa Ramadan

Image
Pic by Esih
Pic by Selina


Barusan (bada ashar) sudah terdengar 3x dentuman meriam, pertanda besok hari pertama Ramadan di Turki. Marhaban ya Ramadan
Selamat memunaikan ibadah shaum bagi umat Islam
Mohon maaf lahir bathin #CeriaRamadhan