Showing posts with label wedding. Show all posts
Showing posts with label wedding. Show all posts

my wedding gown





kali ini saya ingin memposting foto baju penganten saya (lengkap dengan aksesorisnya) sewaktu resepsi di alanya.

baju penganten ini dipilih dan dibeli oleh baba sewaktu saya dan suami masih berada di indonesia. dari turki, baba telpon2 suami nanya2 ukuran saya :D
baba membelinya di istanbul (biar murah beli langsung dari produsen), sekalian baba belanja barang dagangan. sebetulnya baba juga suka jual baju penganten yang begini di tokonya (kalo ada yang pesan). tapi sekarang tidak berdasarkan pesanan, tapi langsung dipajang ditokonya.

baba membeli gaun penganten di ŞAHİKA shop. di kotak tertulis "gelinlik ve nişanlik" gelinlik = baju penganten, nişanlik = baju tunangan (baju tunangan ini seperti baju penganten cuman warnanya tidak putih)
klo membeli paket baju penganten ini, 1 box isinya seperti pada foto dibawah kecuali sepatu dan pita merah, tapi mungkin sekarang ada juga yang sudah seperangkat dengan sepatunya dan bahkan dengan tas mungil berwarna putih (karena di toko baba sekarang juga tersedia tas putih kecil untuk penganten tapi dijual terpisah dari paket baju penganten)

baju penganten ini emang panjang untuk ukuran saya yang pendek tapi karena ada kawat pengembang di bagian rok jadi bajunya tidak kepanjangan :D

beda dengan tahun 2005 dan tahun2 sebelumnya, baju penganten model sekarang tidak hanya terusan tetapi sudah ada yang model atasan dan bawahan, ada yang berompi...macam2 dech bagus2 malahan warnanya pun tersedia tidak hanya putih...dan juga baju penganten sekarang harganya bisa dibilang murah....dengan 200 or 300 YTL udah bisa beli baju penganten yang modelnya bagus.

untuk sepatu, saya pilih sepatu casual untuk summer karena saya tidak suka sepatu berhak tinggi (kebetulan waktu itu resepsinya summer).

baju penganten ini saya simpan rapi di box nya untuk kenang2an....mungkin emine udah besar mau pakai baju penganten ini, tapi nanti klo emine udah besar...wahh makin banyak model yang bagus2 :D












kartu undangan of my wedding


saya ingin menunjukan tentang tempat asal kami berdua, jadi saya attachkan gambar sesuatu yang menjadi icon atau landmark dari kota masing2

sepertinya udah firasat saja, sebulan sebelum ada kabar klo si "dia" akan datang, saya udah design kartu undangan buat menikah nanti. tapi design bentuk aslinya tidak begini, bentuk asalnya saya design beramplop dan isinya 1 lembar (tapi tidak bolak balik). tapi setelah dia datang dengan tujuan untuk menikah dengan saya, dan waktu yang serba mepet maka saya edit design itu menjadi tanpa amplop karena undangan ini harus dicetak dalam waktu satu malam sajah. temanku yang cetak undangan ini (karena dia punya percetakan) bilang kalo menuruti bentuk design asal (memakai amplop) itu ga bisa selesai dalam satu malam berarti bentuknya harus di-simple-kan lagi designnya alias tidak usah pakai amplop, jadi materi yang ada di amplop sebagian saya pindah ke kartunya dan sebagian lagi tidak saya pakai (padahal ada puisi cintanya :D) dan jadilah kartu yang bolak balik.

selesai saya design kartu itu langsung saya print di kertas biasa dan bawa pulang. dalam design itu sudah saya cantumkan nama saya dan dia. sampe di rumah saya tunjukan sama mamah.

saya: mah, kalo saya nikah nanti, saya pengen ini kartu undangannya.
mamah: silakan aja, itu mah urusan kamu. tapi gimana kalo laki2nya bukan "dia"??
saya: tinggal ganti aja nama laki2nya (walaupun dalam hati berharap banget kalo dia akan datang)

memang ini semua sudah direncanakan Allah, akhirnya awal bulan maret, si "dia" nelpon mengabarkan kalo 21 maret akan datang.

jadilah kami menikah (30 maret 2005) dan kartu undangan yang seperti pada foto ini yang disebar untuk mengundang para undangan.

buku nikah indo-turki

klo buku nikah yang indonesia, temen2 MP yang sudah menikah dan menikahnya di indonesia pasti punya.....yang satu lagi buku nikah warna merah adalah buku nikah di turki......klo buku nikah indo bahasanya kan indo-english, sedangkan yang turki ini bahasanya turkish-french....
saya dapat buku nikah ini karena..saya dan suami tinggal disini jadi harus tercatat di catatan sipil setempat so waktu mau pergi ke turki, kedubes turki di jakarta ngasih surat2 untuk disampaikan ke catatan sipil disini agar langsung dicatat dan diberi buku nikah jadi tidak usah nikah ulang disni.....

[renungan] Filosofi dari Sebuah "Ikatan Pernikahan"

"Semoga Allah SWT menghimpun yang terserak dari keduanya memberkati mereka berdua, meningkatkan kualitas keturunannya sebagai pembuka pintu rakhmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat."
(Doa Nabi Muhammad SAW, pada pernikahan putrinya Fatimah Az Zahra dengan Ali bin Abi Thalib)

Filosofi dari Sebuah "Ikatan Pernikahan"

UNTUK SUAMI
(Sebuah Syair Renungan Singkat Bagi Laki-laki)
Pernikahan atau perkawinan, Menyingkap tabir rahasia ...
Isteri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Khadijah,
Tidaklah setaqwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah ...
Justru Isteri hanyalah wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita, Menjadi solehah...
Pernikahan ataupun perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama ...
Isteri menjadi tanah, Kamu langit penaungnya,
Isteri ladang tanaman, Kamu pemagarnya,
Isteri kiasan ternakan, Kamu gembalanya,
Isteri adalah murid, Kamu mursyid (pembimbing)-nya,
Isteri bagaikan anak kecil, Kamu tempat bermanjanya ...
Saat Isteri menjadi madu, Kamu teguklah sepuasnya,
Seketika Isteri menjadi racun, Kamulah penawar bisanya,
Seandainya Isteri tulang yang bengkok, ber-hati²lah meluruskannya ...
Pernikahan ataupun perkawinan,
Menginsafkan kita perlunya iman dan taqwa ...
Untuk belajar meniti sabar dan ridho,
Karena memiliki Isteri yang tak sehebat mana,
Justru kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Muhammad Rasulullah atau Isa As,
Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamaullahhuwajah,
Cuma suami akhir zaman, yang berusaha menjadi soleh ... Amiiin

UNTUK ISTRI
(Sebuah Syair Renungan Singkat Bagi Wanita)
Pernikahan ataupun perkawinan,
Membuka tabir rahasia,
Suami yang menikahi kamu,
Tidaklah semulia Muhammad, Tidaklah setaqwa Ibrahim,
Pun tidak setabah Isa atau Ayub,
Atau pun segagah Musa, apalagi setampan Yusuf
Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman,
Yang punya cita-cita, Membangun keturunan yang soleh ...
Pernikahan ataupun Perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Suami menjadi pelindung, Kamu penghuninya,
Suami adalah Nakoda kapal, Kamu navigatornya,
Suami bagaikan balita yang nakal, Kamulah penuntun kenakalannya,
Saat Suami menjadi Raja, Kamu nikmati anggur singasananya,
Seketika Suami menjadi bisa, Kamulah penawar obatnya,
Seandainya Suami masinis yang lancang, sabarlah memperingatkannya
Pernikahan ataupun Perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa,
Untuk belajar meniti sabar dan ridho,
Karena memiliki suami yang tak segagah mana,
Justru Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna di dalam menjaga
Pun bukanlah Hajar ataupun Mariam, yang begitu setia dalam sengsara
Cuma wanita akhir zaman, yang berusaha menjadi solehah ... Amiiin

[flashback] KINA GECESİ



KINA GECESİ ini tradisi di turki yang dilaksanakan semalam sebelum pernikahan, tradisi untuk melepas calon pengantin oleh orang tuanya....
klo di indonesia sama seperti adat siraman....
pada acara ini ada 2 model, model 1 bernyanyi2 dengan memasang lilin pada KINA (pacar mekah) yang nantinya pacar mekah ini dipakaikan di tangan calon pengantin, model 2 membacakan puji2an untuk ALLAH dan yang nantinya calon pengantin dipakaikan pacar mekah di tangannya...biasanya acara ini dihadiri para undangan.....

saya kebetulan bukan orang turki tapi keluarga suami ingin mengadakan acara ini, jadi keluarga suami berperan sebagai keluarga saya.... karena kami muslim kami ingin secara islami oleh karena itu untuk KINA GECESİ ini kami memakai model 2, kami membacakan puji2an kepada ALLAH malam itu.....karena saat itu saya belum ngerti betul bahasa turki sedangkan pujı2an itu dibacakan dalam bahasa turki, makanya saya diam saja (hanya mendengarkan).. kata orang biasanya calon pengantin menangis saat KINA GECESİ apalagi dengan dibacakan puji2an seperti itu (tapi saya tidak menangis karena belum ngerti benar bahasa turki  tapi memang terharu mendengarkannya)......saat dimulai acara, calon pengantin dipakaikan kerudung merah transparan...kemudian setelah dipakaikan KINA ditangannya, lalu kedua tangan dipakaikan semacam sarung tangan berwarna merah pula...lalu dibuka kerudungnya (seperti terlihat pada foto)

[flashback] it is not a dream - ketika saya sampai di alanya



beberapa hari setelah resepsi yang dilaksanakan di bandung saya pun dibawa suami saya ke negerinya.... dari rumah dilepas oleh para tetangga (yang membuat saya terharu, semua tetanggaku datang ke rumah karena mereka tahu klo saya akan pergi ke turki) sampe depan gang....terus keluargaku mengantar sampe bandara cengkareng, ternyata tanpa diduga ani dan lily (teman kerjaku di KM HAKI ITB, tapi lily sudah pindah ke jkt) datang juga ke airport beserta atet dan temannya. dari sana, saya & suami terbang menggunakan emirates airlines, sewaktu pesawat akan terbang, ternyata ada kerusakan teknis.....tapi alhamdulillah setengah jam kemudian kami dapat terbang...pertama transit di thailand hanya beberapa menit jadinya tidak turun dari pesawat....langsung terbang lagi kemudian transit di dubai.....disitu transit cukup lama jadi bisa jalan2 di airport.....kemudian ganti pesawat menuju istanbul.....

ini pertama kali dalam hidup saya pergi keluar negeri dan langsung menetap...cita2 sih ingin pergi ke luar negeri untuk jalan2 (klo punya duit) or sekolah (pengennya dapet beasiswa ke luar negeri) , tapi kepergian saya ke luar negeri ini karena diboyong suami...datang ke alanya turki karena saya menikah dengan yasar yang asal alanya.

dari istanbul kami menggunakan bus menuju alanya yang memakan waktu 15 jam yang waktu itu (april 2005) ongkos per orang 40 YTL.

ketika saya datang ke alanya....keluarga suami sudah stand by di terminal bus alanya, saat itu 2 mobil yang menjemput kami (1 mobil keluarga paman dan 1 mobil ortunya suami)....ketika turun dari bus saya dan suami sun tangan ortunya dan amca (dibaca amja = paman dari pihak ayah) dan yenge (istrinya amca, klo di indonesia = bibi/tante) yang ketika itu ikut menjemput pula, ibu mertua memberi buket bunga....lalu kami pun meluncur ke rumah....

setiap hari tetangga dan kerabat datang silih berganti untuk mengucapkan selamat, dan memberi hadiah...tradisi sama saja sebelum resepsi banyak tetangga datang ke rumah...bedanya dengan di indonesia...klo di indonesia, undangan yang tidak dapat hadir pada hari H maka mereka datang ke rumah hari sebelumnya...klo disini kadang mereka dobel.....datang juga ke rumah untuk memberi hadiah dan nantinya datang juga pada hari H, tapi ada pula yang memang datang ke tumah karena tidak bisa hadir saat hari H....dan klo kerabat jauh or teman keluarga dari jauh...mereka ada yang datang setelah hari H.

dua minggu setelah itu tepatnya 23 april 2005, resepsi pernikahan dengan tradisi turki dilaksanakan di eskilik dugun salonu (gedung resepsi eskilik)...










acara berlangsung dari pukul 9 pagi sampe pukul 3 sore, setelah itu dilanjutkan konvoy keliling kota sekalian menjuju ke rumah...konvoy keliling kota ini memang sudah tradisi, jika ada wedding, acara sunatan, or anak laki2 yang mau pergi wajib militer (asker) pasti dech konvoy yang ngeributin jalan karena bunyi2in klakson sepanjang jalan.  seperti yang terlihat di foto...jika undangan memberi hadiah emas or uang..maka hadiahnya langsung ditempelkan di baju pengantin...dan hadiah itu langsung diumumkan siapa pemberinya....biasanya undangan yang hadir dan memberi hadiah emas or uang, mereka tempelkan langsung, tapi nantinya ada sesi juga untuk penempelan emas or uang yang mana hadiah2 itu diberikan waktu mereka datang ke rumah, dan juga ada undangan yang ingin menempelkannya pada sesi itu, pada sesi diumumkan siapa2 pemberi hadiah dan apa hadiahnya (begitu tradisinya)...misalnya...ibu ini memberi gelang emas kemudian si gelang dipakaikan di lenganku, or ibu ini memberi koin emas (cumhuriyet altin) kemudia ditempel di baju pengantinku or pengantin prianya...or bapak ini memberi uang 20 ytl or berapa ytl kemudian ditempelkan dibaju pengantinku or ditempelkan di baju pengantin pria...begitu seterusnya sampe hadiah pun habis....klo keluarganya keluarga besar...bisa dapat hadiah emas berkilo2..seperti saya nonton di tv ada yang mendapatkan hadiah emas sampe 15 kilo....kasian juga pengantinnya (berat kan semuanya langsung ditempel heheeh)

tv setempat pun datang meliput mungkin karena pengantin wanitanya (gelin) orang asing...gelin juga berarti menantu perempuan....dan beritanya muncul pada atv ana haber (alanya television, berita utama) hari minggu 24 april 2005 pukul 7.30 petang, ....surat kabar setempat mendengar tentang kami lalu mereka pun menulis tentang cerita kami yang terbit tgl 27 april 2005.

karena saat itu masih hangat2nya berita mengenai tsunami di indonesia, jadinya di surat kabar pun ditulis "tsunami gelini " (gelin yang berasal dari negara tejadinya tsunami)...padahal saya kan asalnya dari bandung bukan dari aceh...tapi karena musibah tsunami itu, jadinya indonesia terkenal karena tsunaminya selain terkenal juga karena negara paling banyak mengirimkan jemaah hajinya.

meskipun orang tua saya tidak dapat hadir pada acara resepsi di alanya ini, tapi mereka dapat melihatnya melalui video (VCD) yang kami kirimkan

[flashback] tsunami gelini

yasar akbas and dian sunaryo met in internet......

the place where tsunami was happened, in the countries of south east asia, bride from indonesia came to alanya. agriculture enginer yasar akbas 26 years old from alanya and dian andriany sunaryo which is the same age met in internet and made twice wedding celebration....


yasar akbas, 4 years ago met dian from indonesia in internet. last saturday (23 april 2005) held a wedding in eskilik wedding hall.


during 4 years they were communicate in english and sending letter to each other. this young couple love each other and then they have decision to get married. one in turkey and the other one so far away thousands km in distance.

in the end, bride side (girl side) invite yasar to come to indonesia. 20 mart 2005 yasar went to indonesia alone...exactly come to bandung which is near to jakarta.

then yasar met dian andriany which is the only one child, and met her father (endang efsa sunaryo) and her mother (tien kartini sunaryo).

last 30 march 2005 this young couple made double wedding (1 is akad nikah and other is reseption in 4 april 2005) which was wearing 3 different wedding clothes (wearing white color wedding clothe in nikah and blue and purple in reseption).

sunaryo is a muslim family, therefore their marriage was based in islam rule and by official marriage too. and then 8 april they went to alanya.....

last saturday, once again held a wedding reseption with turkish tradition in eskilik wedding hall, this internet love have a happy ending...yasar said "we made international marriage, i brought bride from indonesia, her place is 6 hours far (so tau banget) from the place where tsunami was happened"...and then they will stay in alanya...

*haber alanya, 27 april 2005*

[flashback] dream come true


tak terasa waktu berlalu, sudah 4 tahun saya menunggunya. akhirnya di awal tahun 2005 tepatnya bulan maret...dia mengabarkan melalui telepon kalo dia akan datang di pertengahan bulan maret...ahh percaya tidak percaya..rasanya mimpi mendengar kabar itu. berita ini pun saya sampaikan ke mamah...saya tidak bilang-bilang tentang berita ini ke orang lain.. takut-takut dia tidak jadi datang..malu kan nantinya...

tapi untuk kedatangannya ke indo, untuk mengurus visanya dia minta tolong saya untuk dibuatkan hotel reservation. kebetulan sy punya kenalan manager hotel, sy pun minta tolong kepada manager hotel tersebut untuk dibuatkan reservasi di hotelnya selama 2 minggu (reservasi bohong2an gitu) dan sy bilang klo nanti dia datang dia pun akan menginap di hotelnya tapi tidak untuk 2 minggu melainkan semalam saja. manager hotel pun membantuku dan memfax reservasi tersebut ke travel agent tempat calon suamiku mengurus visanya. dan visanya pun dapat diurus tanpa hambatan.

pada tanggal yang telah dijanjikan....saya bersama keluarga menjeputnya ke bandara sukarno hatta di jakarta...benar lho...dia datang juga...serasa menjemput impian hari itu.
visanya cuman 20 hari di indonesia...wahhhh singkat sekali...keinginnanya tetap ingin menikah denganku (dengan membawa surat dari kedua orang tuanya yang memberinya ijin untuk menikah denganku).

dengan waktu yang sangat singkat seperti itu...dan persiapan yang serba mendadak.... persiapan untuk menikah antara lain, kami pergi ke kedubes turki (KBRT) di jl. rasuna said kav 1 jakarta untuk membuat surat rekomendasi suamiku agar dapat menikah di indonesia (karena syarat dari KUA harus ada surat rekomendasi itu selain juga daftar ke KUA 1 juta rupiah (katanya itu standar biaya menikah dengan bule ......waktu itu saya daftar ke KUA hanya memerlukan waktu 1 hari saja, hari ini mendaftar besoknya langsung akad nikah, karena kebetulan kami kenal dengan penghulunya). untuk membuat surat rekomendasi harus ada kartu keluarga calon suami dari turki yang namanya "nufus kayit orneği", sebelumnya jauh2 hari saya sudah menanyakan hal ini via email ke KBRT (email: cakartabe@telkom.net) dan sudah saya sampaikan ke calon suami via email pula tapi dasar calon suamiku, dia malah membawa kartu yang lain, akhirnya minta ayahnya untuk mengefax-nya dari turki.....waktu itu dari KBRT dikasih 3 surat untuk dibawa ke KUA (kalo tidak salah, surat rekomendasi, surat keterangan masih single, dan surat keterangan KTP.....dalam sehari pun dapat ditunggu membuat surat2 tersebut di KBRT) dan persiapanpun beres, 30 maret 2005 kami pun menuju pelaminan, thanks ya ALLAH.....its really dream come true..

selesai akad nikah kami pergi lagi ke KBRT untuk mengurus visaku dengan membawa buku nikah (bisa ditunggu hari itu juga) dan juga pihak KBRT memberi surat2 untuk dibawa ke turki untuk keperluan mendapatkan buku nikah di turki agar tidak usah nikah ulang disana (surat ini harus kita cek karena harus dalam bahasa turki, waktu itu kami tidak cek ternyata surat2 yg diberikan pada kami masih dalam bahasa indonesia jadi pas kami datang ke turki, surat2 tersebut kami kirimkan kembali ke KBRT di jakarta untuk dibuatkan surat2 dalam bahasa turki). karena saya akan menetap di turki bersama suami, maka petugas KBRT bilang agar saya apply visa turis saja yang 3 bulan nanti sampe di turki diuruskan ijin tinggalnya, biaya visa tersebut saat itu sebesar 169ribu rupiah. visa pun beres setelah itu ke emirates airlines untuk mengurus ticketku menuju negerinya (sebelumnya sudah booking via telepon).

gembira dan sedih menyelimuti hatiku...gembira karena akhirnya saya dapat bersamanya untuk membangun suatu keluarga...
sedih karena akan meninggalkan keluargaku..tapi apa boleh buat..inilah jalan hidupku.
terasa kurang lengkap jika pernikahan tanpa resepsi, keluargaku ingin merayakan pernikahanku ini..
jadinya tanggal 4 april 2005 dibikin deh resepsi kecil-kecilan di rumah salah satu family ku yang rumahnya cukup besar (karena kalo ingin membuat resepsi di gedung harus memesannya jauh2 hari).
beberapa hari setelah itu kami pun pergi ke turki. di turki saya memulai hidup baru bersamanya yang telah menjadi suamiku....

Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...