Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Motivasi Menulis


Apakah di antara teman-teman ada yang berniat jadi penulis?
Bagi yang berniat, apa usaha yang dilakukan untuk mewujudkannya?
Untuk menjadi penulis, tentunya harus menulis. Mulailah menulis dan lakukan itu setiap hari. Luangkan waktu barang satu jam (minimal) setiap harinya secara kontinyu.
"Tapi susah untuk memulainya", banyak ya yang bilang seperti itu :D
Sebetulnya simpel aja, tinggal tuliskan apa yang ada di pikiran saat itu juga. Tulis di buku tulis atau di note hp atau di blog atau di status medsos.
Whats on your mind? Begitu fb suka nanya setiap saat. Nah tulislah apa yg ada di pikiranmu.
Tentukan mau nulis apa. Blog, artikel atau buku?
Tulislah apa yang ada di pikiran. Secara acak pun tak apa, nanti dibaca ulang dan dibenarkan urutannya.
Bagaimana untuk mendapatkan motivasi menulis?
* Lihatlah teman teman yang sudah berhasil menulis artikel di media dan mendapat transferan.
* Lihatlah teman teman yang rajin update blog dan mendapat penghasilan dari blognya.
* Lihatlah teman teman yang sudah berhasil menerbitkan buku baik secara indie maupun melalui penerbit.
Jadikan semua itu sebagai pemacu semangat untuk menulis.
Ayo mulailah menulis dan jangan lagi bilang "susah mulainya". ;)

Merekam Kejadian

Setiap kejadian yang saya alami atau ada ide tulisan, saya langsung rekam dengan mencatatnya. Tidak hanya direkam dalam ingatan takutnya lupa. Bisa mencatatnya di buku tulis atau di note hp. Tergantung situasi dan tempatnya. 
Kalo sedang di toko dan santai saya tulis di buku tulis atau di draft gmail by tablet -itu pun kalo ada wifi- 
Kalo sedang di bus saya catat di note hp jadulku. 

Tips Backpacker Aman di Turki untuk Para Cewek

Akhir-akhir ini Turki menjadi tujuan wisata nomor wahid orang Indonesia. Artinya banyak turis Indonesia berkunjung ke Turki. Baik itu wisata menggunakan travel agent atau pun berwisata ala backpacker. Berwisata menggunakan travel agent tentunya sudah dijamin keamanannya. Sedangkan jika berwisata ala backpacker terutama para cewek, Anda harus bisa menjamin keamanan itu sendiri. Jauh-jauh hari, Anda harus sudah mengumpulkan berbagai informasi mengenai tempat yang akan dikunjungi. Apa saja yang harus dilakukan untuk bisa menjamin keamanan tersebut?

1. Mengenal tempat wisata yang akan dikunjungi
Dengan mengenal tempat wisata yang akan dikunjungi, nantinya di sana Anda tidak akan "melongo". Anda akan lebih percaya diri dalam bergerak. Anda seolah-oleh pernah berkunjung ke sana karena sebelumnya Anda sudah membaca terlebih dahulu tentang tempat tersebut.

2. Kenali bahasa setempat
Turki merupakan negara non English speaking country. Tidak banyak yang mengerti bahasa Inggris. Para pedagang di pusat-pusat wisata ada yang mengerti bahasa Inggris tapi alangkah baiknya jika Anda bisa mengucapkan beberapa kata bahasa Turki. Apalagi jika Anda bisa tawar menawar dalam bahasa Turki,  lebih menguntungkan bukan? Di buku #BestofTurki karya saya (duet dengan Lia Er), terdapat bab khusus tentang bahasa Turki untuk turis. Jika ingin belajar sedikit-sedikit bahasa Turki, Anda bisa membaca buku Best of Turki.


Apa hubungannya bahasa dengan keamanan backpacker? Seperti yang dituliskan di paragraf sebelumnya bahwa tidak banyak yang mengerti bahasa Inggris di Turki, dengan kata lain banyak yang tidak bisa bahasa Inggris. Jika Anda kesasar atau membutuhkan informasi, maka untuk bertanya pada orang lokal, Anda harus bertanya menggunakan bahasa Turki. Biasanya kalau ada cowok-cowok yang berlaga seperti guide lalu menawarkan jasa pada Anda, maka Anda dapat menolaknya dengan menggunakan bahasa Turki. Dengan demikian si guide palsu pun tidak akan merecoki Anda.
"Ben burayı biliyorum. Rehber falan lazım değil" -Saya tahu (mengenal) tempat ini. Saya tidak perlu guide.
3. Bersikap tegas
Apa maksudnya bersikap tegas dikaitkan dengan keamanan backpacker? Di Turki suka ada cowok-cowok muda yang berlaga kayak guide dan mengikuti turis-turis cewe. Jika Anda yang diikutinya, maka Anda harus bersikap tegas pada mereka.
Pengalaman seorang cewe backpacker asal bogor di Istanbul, ada cowo Turki mengikutinya. Si cowo keukeuh pengen mengantar dia. Dan si cewe backpacker ini secara tegas menolak dia "please do respect me" ucapnya. Si cowo keukeuh itu pun ngeloyor menjauh.
4. Mengetahui telepon emergency setempat
Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Anda harus tahu siapa yang harus dihubungi. Yang terpenting Anda harus mencatat nomor telepon polisi setempat. Di Turki, nomor polisi adalah 155.

5. Bertanya pada pusat informasi atau pedagang setempat
Jika Anda merasa kebingungan akan arah jalan untuk menuju tempat wisata, lebih baik Anda bertanya pada pusat informasi (tourist information) atau pada pedagang setempat. Jangan bertanya pada orang yang lalu lalang di jalan, karena kemungkinan mereka sama-sama turis seperti Anda atau mereka adalah cowok guide yang dituliskan di atas. Jika bertanya di pusat informasi, biasanya mereka well trained dan bisa bahasa Inggris. Sedangkan jika bertanya pada pedagang, kemungkinan besar Anda harus bertanya menggunakan bahasa Turki ;)



Sekian tips-tips untuk backpacker aman di Turki untuk para cewek. Semoga Anda aman-aman saja ber-backpack di Turki.

Selamat berwisata
Summer di Alanya
13 Juni 2015

Dian Akbas




Step by Step Menulis Buku



Menulis buku menjadi pekerjaan saya sejak beberapa tahun terakhir ini. Saya tidak punya background di bidang kepenulisan, tapi saya menyukai kegiatan menulis. Sejak kecil saya suka menulis diary, sekarang saya suka menulis di blog.

Mungkin sekarang ini saya masih bisa dibilang sebagai penulis amatir karena buku yang berhasil saya tulis masih beberapa saja. Namun meskipun begitu, saya ingin berbagi tentang bagaimana langkah-langkah saya dalam menulis sebuah buku. Silakan disimak step by step berikut ini:

1. Menentukan tema dan judul

Tentunya ketika kita akan menulis sesuatu, harus tahu apa yang akan kita tulis. Mengenai apa tulisan kita. Itulah tema sebuah tulisan. Tulislah tema-tema yang sedang trend atau tema yang selalu trend sepanjang masa. Buatlah judul yang "eye catching" atau menarik perhatian pembaca. Tema harus ditentukan pada awal atau permulaan menulis. Judul pun begitu, namun judul dapat dirubah kapan saja ketika Anda mempunyai ide judul yang lebih menarik.

2. Mencari referensi tulisan

Untuk memperkaya tulisan kita nantinya dan membantu kita dalam membuat tulisan, carilah referensi-referensi yang setema dengan tulisan yang akan kita buat. Referensi dapat berupa buku ataupun artikel-artikel yang tersebar di jagad offline maupun online. Saya biasanya mencari referensi dalam bahasa asing. Agar nantinya menjauhkan saya dari perbuatan plagiat dan copy paste.

Saya suka mencari buku untuk referensi di google books. Di sana banyak ebooks yang bisa dibaca kapan saja tanpa harus mengeluarkan biaya alias gratis..

3. Membuat outline atau daftar isi

Setelah referensi-referensi terkumpul, bacalah secara garis besarnya atau bisa membaca bagian daftar isinya. Hal ini dilakukan untuk membantu kita dalam membuat daftar isi buku kita nantinya. Buatlah outline sedetil mungkin dengan kalimat-kalimat yang menarik.

Daftar isi #WomenpreneurChecklist

4. Mulailah menulis sambil membaca referensi yang telah terkumpul

Menulis sebuah buku harus kontinyu setiap hari. Jika deadline untuk menulis hanya sebulan dan minimal tulisan harus 150 halaman, maka kita harus dapat menentukan minimal tulisan setiap harinya. Misalnya saja sehari menulis 5 halaman, maka dalam sebulan (30 hari) akan didapat 150 halaman.

Perkayalah tulisan yang kita buat dengan membaca referensi yang telah kita kumpulkan. Dan referensi juga dapat menolong kita ketika terjadi writer's block.

Demikianlah step by step menulis yang selalu saya jalani setiap menulis buku. Semoga Anda yang sedang belajar menulis dapat terbantu dengan step by step tersebut.

Selamat menulis!

Musim panas di Alanya
9 Juni 2015
Dian Akbas


Gosong jadi Kinclong



Beberapa minggu lalu di kelas Senin grup IIDN-LN membahas tentang manfaat soda kue. Dalam komen-komen yang dilontarkan teman-teman terdapat komen yang menarik perhatian saya bahwa soda kue bisa juga untuk membersihkan sisa gosong pada panci. Wah pas banget dengan yang saya butuhkan. Saat itu salah satu panci saya yang ada bekas gosong bagian dalamnya. Langsung saja saya praktekkan tips yang diberikan tersebut.

Yang diperlukan untuk membersihkan sisa gosong pada panci adalah soda kue, cuka dapur, dan air. Karena saya tidak punya cuka dapur maka saya ganti dengan jeruk lemon.

Sisa gosong terdapat pada panci bagian dalam, jadi masukan air dan soda kue ke dalam panci lalu didihkan. Setelah mendidih angkat dari kompor. Anginkan sampai air menjadi hangat lalu gosok bagian gosongnya dengan potongan lemon.

Hasilnya menjadi kinclong clong clong :D


Tips Menulis agar Tidak COPAS

Menulis buku, artikel, atau apapun pasti memerlukan referensi untuk bahan pengayaannya. Hal ini bertujuan agar hasil tulisan kita "kaya" dan tidak membosankan.

Saya pribadi lebih menyukai untuk mencari referensi berbahasa asing, baik itu artikel, buku maupun video. Saya menguasai bahasa Inggris dan Turki. Jadi referensinya saya cari yang menggunakan dua bahasa tersebut. Dari referensi yang telah didapatkan, tidak mentah-mentah menuliskan terjemahannya melainkan saya ambil intisarinya.

Mungkin ada yang bertanya, kenapa sih cari referensi yang bahasa asing? Tentunya ini bukan untuk gaya-gayaan, tapi hal ini saya lakukan untuk menghindari COPAS.

Foto di bawah adalah hasil karya saya yang bebas dari COPAS :)

yang belum punya, AYO segera diburu sebelum kehabisan!

#MuslimahMompreneur
#WomenpreneurChekclist
#BestofTurki


tips menyimpan daging

* tips menyimpan daging ayam
  • cuci bersih (jika tidak suka kulit, langsung buang kulitnya) --> saya lebih suka langsung buang kulitnya jadi semua lemak di bawah kulit pun ikut terbuang
  • potong2 sesuai kebutuhan
  • masukan dalam wadah tertutup atau plastik (1 wadah/plastik untuk satu kali masak)
  • simpan dalam freezer
  • ketika akan masak tinggal ambil satu wadah/plastik

* tips menyimpan daging sapi atau kambing
  • potong2 daging sesuai kebutuhan
  • masukan dalam wadah tertutup atau plastik (1 wadah/plastik untuk satu kali masak)
  • simpan dalam freezer
  • ketika akan masak tinggal ambil satu wadah/plastik

tips menyimpan daging cincang (daging giling)


tips menyimpan daging cincang or daging giling
misal tersedia 1 kg daging cincang
sebelum dimasukan ke lemari es, begini tipsnya



alternatif 1

buat bulatan2 bola kira2 sebesar bola tenis atau bola pingpong (atau lebih kecil atau lebih besar tergantung banyaknya daging cincang yang akan dipakai setiap kali memasak), simpan dalam wadah tertutup or dalam kantong kresek (atur di dalamnya agar tidak bertumpuk atau terlalu berdempetan) simpan dalam freezer

jika akan digunakan or dimasak tinggal diambil 1 bulatan or berapa bulatan yang diperlukan.



alternatif 2

masak semua daging tersebut dengan ditaburi garam secukupnya, jika daging berlemak banyak maka dimasak tanpa menggunakan minyak tapi jika daging lemaknya sedikit maka dimasak dengan menggunakan minyak secukupnya. dioseng2 di katel or panci sampe masak
lalu simpan dalam wadah, dinginkan sebentar lalu tutup wadah tersebut dan simpan dalam lemari es tapi jangan di freezer.

jika akan digunakan tinggal diambil beberapa sendok seperlunya.

tips indofood di turki #4 - siomay -

untuk temen2 yang tinggal di turki dan suka banget siomay, inilah tips untuk membuat siomay. so pasti kita harus membuat sendiri karena ga ada tukang siomay nyasar datang kemari

caranya:
untuk kulit pangsitnya dapat menggunakan yufka
kalo ga nemu tapioka dapat diganti dengan buğday nisasta

resep praktisnya:
  • buğday nisasta, black peper, garam, telur, bawang putih dihaluskan, maydonoz (pengganti seledri) + air ---> semuanya diaduk rata, supaya lebih enak ditambah ikan hamsi
  • sedikit2 dibungkus dengan yufka yang telah dipotong2 kotak
  • penyelesaian dapat dikukus atau digoreng
  • jika membuat banyak dan tidak dimasak semua dapat disimpan di lemari es

siomay

tips indofood di turki #3 - nisasta -

di turki terdapat semacam tepung yang namanya nisasta. yang baru saya tahu dua macam nisasta yaitu mısır nisasta (nisasta jagung) dan buğday nisasta.

mısır nisasta sifatnya sama dengan maizena, sedangkan buğday nisasta sifatnya sama dengan tapioka.

jadi jika temen2 di turki yang memerlukan tapioka dan tidak menemukannya maka dapat dipakai saja buğday nisasta. so kita disini tetap bisa memasak pempek, siomay, cireng atau indofood lainnya yang memerlukan bahan tapioka.

based on LOKUM, yang mana lokum itu kenyal dan lokum terbuat dari buğday nisasta. jadi jika membuat bakso, siomay atau indofood lain yang hasil jadinya kenyal maka dapat dipakai buğday nisasta.


tips indofood di turki #2 - mie ayam -

untuk temen2 yang tinggal di turki dan suka mie ayam, so pasti ga bakalan nemu tukang mie ayam yang nongkrong di pinggir jalan atau keliling di perumahan. jadinya kita harus bikin sendiri. tapi no problem gampang aja kok. begini caranya:

  • klo ga nemu mie bisa pake spageti, seperti masak spageti biasa direbus lalu ditiriskan kemudian dioseng2 pake minyak goreng atau mentega
  • untuk ayamnya ditumis dengan bawang bombay/merah, bawang putih, garam dan black peper, sedikit kecap (klo adanya kecap asin + sedikit gula putih)
  • untuk kuahnya: air kaldu hasil rebusan ayam + salca + sedikit gula putih + black peper + garam
  • lalu taburi pangsit goreng
mie ayam kumplit

tips indofood di turki #1 - yufka dan pangsit -

yufka


untuk temen2 yang tinggal di turki atau mau ke turki khususnya yang suka pangsit, dont worry di turki juga bisa dapetin yang namanya pangsit. emang bukan pangsit asli tapinya rasanya ga beda.

di turki ada yang namanya yufka ekmek. ibu2 turki biasanya suka bikin yufka tapi langsung dibakar. untuk praktisnya dapat dibeli yufka ekmek di market2. 1 paket/plastik isinya 6 lembar yufka. yufka tersebut masih mentah alias belum dibakar.

jika ingin pangsit goreng, yufka tersebut dipotong2 sebesar kulit pangsit atau disobek2 saja sesukanya lalu dapat langsung digoreng.

yufka banyak banget fungsinya untuk bahan indofood, misalnya buat kulit pangsit, kulit siomay, kulit lumpia, martabak telor


yufka goreng

Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...