Showing posts with label turis rusia. Show all posts
Showing posts with label turis rusia. Show all posts

Fokus untuk menjual


Barusan ada abang turis rusia datang ke toko saya. Keliatannya si abang ini bingung. Si abang ngomong bahasa Rusia dengan sedikit bahasa tubuh yang menandakan kalau dia ingin membeli hijab. Langsung saya tunjukkan hijab yang ada. Karena dia nunjuk kepala saya, berarti saya tunjukkan hijab instan. Pas dia liat paketnya, ternyata bukan yang dicari. Terus saya tunjukkin kerudung segi empat, ternyata bukan juga. Terakhir saya tunjukkin pashmina. Dia nanya bagaimana cara makenya. Saya jadi model pashmina deh sebentaran hehe 😃 Kayaknya dia suka sama pashmina.
Terus dia nanya, "Bisa bahasa Rusia?"
"Sedikit," jawab saya.
Dia ngomong aja dalam bahasa Rusia. Kebanyakan saya ga ngerti yang diomonginnya. Tapi saya suruh aja dia milih warna pashmina yang ada di etalase. Saya fokus untuk menjual pashmina ini sama dia. Alhamdulillah bisa closing 5 pashmina pagi-pagi 🙂

I am back


Hari kamis yang baru lalu, datang turis rusia ke toko saya. Ia mencoba longdress dan menyukainya.
"Bolehkah kamu simpan dulu baju ini sampe besok?" tanyanya berharap.
"Boleh saja. Besok mau datang jam berapa?" tanya saya.
"Jam 4," jawabnya tak yakin.
"OK. saya simpan di belakang sampe jam 4 ya. kalo jam 4 kamu ga datang, saya gantung lagi di depan," jelas saya.
"OK," sambutnya sambil tersenyum.
Keesokan harinya (Jumat), dia ga datang, saya pun menggantung longdressnya di tempat semula.
Hari Sabtu, ketika saya mau pulang.
"Hi, I am back," ucap si turis rusia.
Saya pun urung pulang ke rumah, karena harus melayani turis ini dulu. Alhamdulillah dia jadi beli longdressnya plus tunik.
"Kamu bahasa inggrisnya bagus, jarang turis rusia yang bisa bahasa inggris," ucap suami saya.
"Saya guru bahasa inggris," ucap si turis rusia.
"oohhh pantes aja," ucap saya dan suami 
Kami ngobrol ngobrol bentar sambil si turis disuguhi turkish tea. Setelah menikmati segelas teh, si turis pamit pergi. Dan saya pun pulang ke rumah.

Wow seksi


Kemaren ada ibu rusia bersama beberapa orang datang ke toko, termasuk anak kecil cowok salah satunya. Mereka bermaksud membeli baju big size. Sepertinya mereka melihat tulisan 'bolshoi razmir' (big size) di depan toko saya, jadi mereka memutuskan untuk masuk.
İbu rusia ini yang mau beli bajunya karena dia big size lady. Pertamanya nanya tunik big size. Saya kasih yang paling besar, ternyata ga cukup. Terus mereka lihat lihat blus tangan panjang. Lalu terdengar salah satunya bilang 'futbolka' yang artinya t-shirt. Saya langsung menunjukkan t-shirt big size warna ungu. Dia suka lalu minta ukuran paling besar. Saya kasih nomor 5, it means 5xl. Si ibu mencobanya tanpa membuka bajunya dulu, jadi langsung dirangkap. "Wow seksi," kata si anak cowo. Aduh eta budak geus nyaho seksi sagala hehe.
Saya tunjukkan t-shirt krem model lain dengan ukuran sama. Dia pun mencobanya. Tapi pilihan jatuh ke t-shirt ungu.
"Very nice t-shirt," kata si bocah sambil nenteng kantong isi t-shirt ungu 😁

Indonesium


Kemaren (kamis) sore, lagi duduk duduk di lapak si teteh (depan toko), tiba tiba dengar sesuatu yg mengejutkan. Emang di lapak sebelah kanan si teteh mencoba berkomunikasi english seadanya dengan sepasang turis. Kemudian si turis cewek sepertinya menyebutkan kalimat syahadat. Yang terdengar oleh saya bagian akhirnya saja. "...Muhammadarrasululllah, insyaAllah," kata si turis dan berlalu dari sana.

Saya perhatikan pasangan turis ini. Kemudian mereka mampir ke lapak seorang nenek di sebelah kiri si teteh. Mereka tertarik dengan cengek. Mereka coba komunikasi dengan bahasa turki seadanya dan campur inggris. Si nenek ga ngerti inggris, lalu saya samperin mereka. Saya coba bantu terjemahkan.

Pasangan turis ini seperti familiar melihat muka saya. "Indonesium?" tanya mereka pada saya.
"Ya, Indonesia," jawab saya sambil tersenyum. "Where are you from?" tanya saya.
"From Russia," jawabnya.
Mereka senang mendengar jawaban saya, dan lanjut bercakap. "Kami pernah tinggal di Indonesia 2 tahun," katanya.
"Wow, di kota mana?" tanya saya.
"Bali, Surabaya,...," jawab mereka.
"Saya dari Bandung," ucap saya.

Kembali ke masalah cengek, ternyata ga sepakat harganya. Menurut mereka kemahalan. Katanya di Indonesia murah, 2$ bisa dapet sekilo hehe. Ga tau mereka tahun berapa tinggal di Indonesia.

Lalu saya kasih tahu bahwa saya pemilik toko di belakang lapak ini. "That is my shop," ucap saya pada mereka sambil menunjuk ke toko.

Semoga aja lain waktu mereka bisa mampir untuk sekedar berbagi cerita tentang Indonesia 

Rezeki dititip Allah ke Turis Rusia

Ada baju setelan sisa 3 pcs. Harganya 50 lira each. Pernah ditawar murah banget ma orang lokal, sampa di bawah setengah harga. Tentunya ga saya kasih. Sama turis irak ditawar 60 lira utk dua setel. Ga kira kira ya nawarnya. Saya ga kasih juga donk.
Barusan ada sepasang turis rusia. Saya kasih liat setelannya ke mereka. Dicoba sama si ibu. Cukup di badannya. Nanya harga. Saya bilang 50 lira. Tanpa tawar menawar langsung bungkus.
Memang sudah rezeki dari Allah sudah dititip ke turis rusia :)

Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...