Showing posts with label turis bosnia. Show all posts
Showing posts with label turis bosnia. Show all posts

ibu bosnia

 

barusan ada ibu bosnia belanja di sini. si ibu beli mukena terusan. si ibu terlihat seperti turis, tapi karena si ibu ngomong bahasa turki, jadi saya pikir si ibu orang turki yang tinggal di eropa. sewaktu si ibu mencoba mukena, saya tanya asalnya. ternyata dia orang bosnia yang tinggal di jerman. dia punya rumah di alanya, jadi tiap tahun berlibur ke alanya. setelah selesai transaksi saya tawari minum teh, kami pun minum teh bersama.
kami ngobrol ngalor ngidul. ternyata ibu ini pernah belanja di toko saya, waktu itu suami saya yang ada di toko. suami cerita kalo istrinya orang indonesia. si ibu ingat banget dengan bagian ini.
nah tadi katanya dia agak kesulitan nyari toko saya. pas lewat toko ini, dia lihat saya yang duduk di dekat pintu, wajah saya beda dari orang turki. si ibu langsung ngeh kalau ini toko yang dicari 😃

Kelilipan


"Abla kenapa? Sakit?" tanya hanut yang mengantar turis.
Tadi setelah waktu asar, saya baca baca memories status fb hari ini. 10 tahun yang lalu hari ini, ayah saya berpulang kepadaNya. Saya baca status saya tentang itu. Tak terasa air mata saya mengalir deras, sampai saya ga bisa membendungnya.
Tiba-tiba datang hanut membawa turis (2 muslimah) dari bosnia yang tinggal di swiss.
"Abla, ini saya bawa customer," ucapnya saat masuk ke toko.
Aduhh... ini mata saya gimana. "Ya, silakan," jawab saya sambil menunduk sambil ngelapin air mata pake tisu.
Si hanut ngeliat mata saya berair terus nanya, "abla kenapa? Sakit?"
"Engga, ini kelilipan," jawab saya sambil terus ngelapin air mata.
Setelah si turis beres belanja dan pergi, saya ke musola untuk salat asar.
Lanjut ke pasar bareng pegawe sebelah.
Pulang dari pasar, nongkrong depan toko. Si hanut datang untuk ngambil persenan. Eh, dia nanya lagi ada apa dengan mata saya. "Abla, tadi matanya kenapa. Sakit ga?"
"Engga kok, tadi kelilipan," jawab saya keukeuh.

Turis sok tahu

Gini ceritanya...
Tadi ada turis bosnia 2 keluarga.
Yang masuk ke toko sih para istri. Dua duanya nyoba baju yang ingin dibeli. Saya kasih tahu harganya dan ok.
Istri 1, dia beli 4 pcs. Minta good prices. Saya kasih deh diskon lagi. Dan dia ok ok aja. Dia bayar sesuai harga yg saya kasih.
Istri 2, dia serahkan ke suaminya. Dan suami ini nawarnya kebangetan.
Si suami ini nawar abaya yg harganya 200 TL. Ok deh saya kasih jadi 180 yg berarti 30 euro. Dia ga mau harga segitu dan masih nawar. Eh trus dia bilang gini, "Saya akan beli di Armine saja."

"Armine kan mahal," ucap saya
"Engga kok, di sana banyak diskon," ucapnya.
"Kalo diskon itu yang model lama," ucap saya lagi. "Abaya ini model baru tahun ini," tambah saya sambil memegang abaya yang ditawarnya.

Ini turis bego atau gimana ya. Armine ini merek mahal di turki. Diskon 50% aja masih tetep mahal. Tapi si turis keukeuh bahwa di Armine lebih murah dari harga abaya di toko saya.
"Oh ok. Silakan aja pergi ke Armine," ucap saya.
Dia pun pergi keluar meninggalkan toko saya. Saat itu dia hanya membeli dress yg dicoba oleh istrinya.
Beberapa saat kemudian, dia datang lagi ke toko dan membeli 1 abaya dengan harga 30 euro.

Tadi waktu dia balik lagi dan beli abayanya, pengen saya ngomong kayak gini: "Gimana, murah-murah ya di Armine?" :D


Bahasa Campur Aduk


Sekitar 3 minggu lalu toko saya kedatangan turis bosnia dan temannya orang turki yang sama sama tinggal di jerman.
Saat itu hanya lihat lihat dan coba coba aja karena buru buru pengen ke hamam (turkish bath) katanya. Yang orang turki nanya ke saya di mana hamam khusus cewe. Saya pun kasih tahu hamam khusus cewe dan kasih tunjuk arahnya.
Beberapa hari kemudian turis bosnia datang lagi ke sini dengan temannya yang lain (bahasanya campur rusia teman yang ini). Hari itu mereka masing masing beli rok di toko saya. Karena mereka berdua bahasa inggrisnya sangat minim, berarti saya yang harus praktek bahasa jerman yang very very minim. Untung udah bikin contekan tentang colors dan numbers jadi waktu ditanya harga dan diminta warna bisa sedikit nyontek. Cuek aja saya baca contekan waktu ditanya harga total 
Nah tadi turis bosnia datang lagi sendirian. Aduhh saya rada bengong karena dia ngomong full jerman. Hapalan saya kan baru colors dan numbers. Meski kalo cuman guten tag doank sih ngerti tapi ke sananya saya tulalit. Ah cuek aja saya ngomong campur aduk, turkish english jerman. Abisnya contekan juga ketinggalan di rumah hehe.
Katanya dia datang utk say hai dan say goodbye. Teman temannya udah pulang duluan ke jerman. Tinggal dia sendirian yang akan pulang besok. Jadi mampir dulu ke toko saya buat say goodbye. Padahal hotelnya belasan km jauh dari toko saya yang berlokasi di pusat kota Alanya.

Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...