Showing posts with label winterinalanya. Show all posts
Showing posts with label winterinalanya. Show all posts

Nawar harga bikin baper

3 hari lalu datang turis sekeluarga (suami istri dan 2 anak). si istri mencoba dua tunik. Sebelum dicoba, si istri nanya harga dulu tapi belum menawar. Setelah dicoba, si suami nawarnya bikin saya bengong dan cenderung baper. tunik yang satu harganya 900, saya diskon jadi 800. tunik yang satu lagi harganya 750. belum sempat saya kasih diskon, si suami nawarnya "semuanya 1000 aja".
Tentu saja tidak saya kasih. terus dia nanya, "last price nya berapa?"
Saya bilang, semuanya bisa saya kasih 1400,
"udah deh 1200 aja semua," kata si suami.
keukeuh saya ga mau. "mendingan kalian lihat-lihat aja dulu ke toko lain". inilah cara saya mengusir secara halus. dan mereka pun pergi.
saya baper karena dia nawarnya kebangetan. tapi saya yakin, kalo dia bawa rezeki untuk saya, pasti dia balik lagi untuk membeli.
kemarin sore sepulangnya saya dari pasar, ternyata ada si istri sedang menunggu saya di depan toko.
akhirnya mereka jadi belanja 2 tunik. 1 tunik yang pernah dicobanya harga 750 dan 1 tunik lain yang harganya sama-sama 750. kali ini totalnya saya kasih diskon jadi 1200. dan dia menawar jadi 1100. ok lah saya kasih.
mereka ini orang afganistan yang tinggal di denmark. si suami bisa bahasa turki karena pernah tinggal di istanbul selama 5 tahun.
ternyata memang rezeki ga akan salah alamat


Musim Dingin dan Kulit Tropis yang Kering

 


Apa hubungannya yang di judul itu? Hubungannya sangat tidak bagus. Maksudnya gimana?
Begini lo...
Saya berasal dari Indonesia yang beriklim tropis. Sejak 17 tahun lalu menetap di Turki negara 4 musim. Setiap memasuki musim gugur, kulit saya menjadi kering karena suhu mulai dingin. Dan saat musim dingin yang udaranya semakin dingin, kulit saya menjadi sangat kering. Jika kulit kering ini tidak segera diatasi, maka kulit akan pecah-pecah dan berdarah. Kulit yang kering ini pun menimbulkan gatal-gatal.
Waktu datang ke sini, saya bawa bekal lotion yang biasa dipakai di Indonesia. Ga mempan lotion itu dipakai di cuaca dingin di sini. Kulit saya tetap kering. Ya, karena itu lotion dijual di Indonesia, mungkin disesuaikan dengan iklim di sana. Jadi saya harus mencari lotion atau krem di sini yang cocok untuk kulit kering ini.
Suami saya membelikan lotion, ketika dicoba ga cocok. Suami saya ga pernah pake lotion atau krem karena kulitnya biasa-biasa aja saat winter. Di toko bapa mertua jualan nivea yang biasa. Saya pake nivea itu, ga mempan juga. Akhirnya kulit saya diolesi minyak zaitun, tetep aja kering. Untung ga digoreng 😁 Diolesi yogurt, tetep aja kering. Mandi susu, tetep juga kering. Waktu itu di rumah saya belum punya komputer dan sambungan internet, jadi ga bisa searching sendiri. Smartphone juga belum ada tahun itu.
Suatu hari, saya dan suami pergi ke toko kosmetik. Di sana kami membeli nivea baby, baru deh manjur krem ini. Kulit saya menjadi lembab. Winter tahun berikutnya, nivea baby ini tidak tersedia di toko-toko offline terdekat. Pusing deh. Untung udah ada internet di rumah. Suami memesan online, sekalian beli beberapa buat stok.
Tahun-tahun berikutnya, setelah stok habis, saya beli krem lain made in turki, merek arko. bisa dibilang krem sejuta umat di sini, ada dijual di mana-mana. Alhamdulillah krem ini cocok juga. di lain kesempatan saya beli krem merek lain yang ukuran lebih besar tapi harga lebih murah, ternyata cocok juga.
Tahun ini, saya mencoba kedua krem yang ada di foto ini. pertamanya saya beli yang tube putih (swiss), krem ini
mantap
. setelah habis, saya beli yang biru (norway),
mantap
juga.
Krem putih 75ml ini cuman bertahan seminggu. saya selalu mengolesi kulit dengan krem setelah kulit ini bersentuhan dengan air. agar kulit tetap lembab. misal setelah cuci tangan, harus segera diolesi krem. makanya krem segitu cepat habis.
sekitar winter 3 tahun lalu, ada santri Indonesia baru datang ke alanya. mereka main ke toko saya dan curhat kalo kulitnya gatal-gatal. saya bilang bahwa gatal-gatal itu karena kulitnya kering. tahun itu, saya sedang pakai arko. saya kasih tunjuk arko yang saya pakai supaya mereka bisa membelinya di toko terdekat.
Jadi, bagi teman-teman wni di turki yang kulitnya bermasalah seperti saya saat winter, bisa dicoba krem-krem tersebut. Tersedia di offline dan online.

Senin Pagi yang Cerah



Pagi yang cerah. Matahari bersinar terang di langit yang biru, dengan suhu yang irit. Ya, 5 dercel saja. Membuat pagi ini ingin mager di rumah. Tapi harus bekerja untuk mencari sekarung berlian saja.
Menunggu bus di tempat yang tersinari matahari. Tapi ga terasa panasnya. Setiap bernapas mengeluarkan asap dari mulut.
Sejak kemarin dan dua hari yang lalu, suhunya sangat irit. Bahkan membeku di sekitaran Alanya. Para pemilik greenhouse banyak terjaga di greenhouse di depan pemanas untuk memastikan suhu greenhouse tetap panas agar tanamannya tidak membeku.
Di kota-kota lain di Turki dihujani salju lebat. Inilah yang membuat suhu semakin dingin di Alanya.

Mendadak Winter



Hari ini diawali dengan hujan.
Sesudah salat subuh, saya sengaja tidur lagi dan berniat bangun pukul 7. Ternyata saya terbangun lebih dari setengah 8.
Melihat ke arah jendela yang tertutup gorden, kelihatannya cuaca di luar sangat redup, alias mendung. Saya urungkan untuk bangun. Tetap selimutan di kasur dan meng-on kan internet di hp (yang paketnya sudah sangat tipis).
Saya membaca beberapa reply di post dan membalas inbox yang urgent. Lalu saya off kan lagi internetnya dan segera bersiap untuk pergi ke toko.
Setelah beres berpakaian, saya lihat keluar ternyata hujan. Saya putuskan untuk memakai sepatu boot yang sudah usang. Saya ambil si boot dari rak sepatu dan mengelapnya dengan wet wipes. Boot ini kuat banget dan setia. Dia sudah menemani saya lebih dari 15 tahun. Tahun lalu saya membeli boot baru tapi hanya tahan semusim langsung robek.
Si boot sudah beres dilap, lihat jam di hp ternyata sudah pukul 8:32. Buru buru pake boot dan selendangin tas laptop juga ambil backpack terus kunci pintu. Baru turun beberapa anak tangga, eh jaket ketinggalan. aduhhh repot. saya malas buka boot lagi, ya udah ngorondang aja masuk ke rumah dan ambil jaket yang tergeletak di sofa.
Turun tangga dan keluar apartement, ternyata hujan cukup deras. Saya tutup dulu backpack dengan raincover, eh 4 anak kucing yang biasa depan pintu nyamperin semua, disangkanya saya bawa makanan.
Saya lanjut berjalan ke halte yang berjarak kurleb 50 meter. Jalan kaki hujan-hujanan. Gak berapa lama menunggu di halte, bus no 5 datang. Saya naik aja bus yang ini. Di bus ada seorang ibu yang ngoceh aja. Dia ngobrol ama supir. DUh meuni gandeng. Dari awal dia naik sampe turun, ga berenti ngoceh.
Turun dari bus, jalan menuju toko melewati pasar jumat. Hampir nyampe toko, dipanggil oleh pedagang langganan. "Nyi Iteung, sini sarapan bareng," ajak si bapa yang lapaknya di seberang toko.
Nyampe toko ga bisa langsung duduk istirahat. Tapi harus masangin plastik ke manekin satu per satu supaya ga kebasahan kalo hujannya deras plus angin. Sudah itu, baru dech bisa duduk duduk sambil sarapan minum sup.
Hari ini udara mendadak dingin. Kemarin juga sih ada dingin dingin tapi matahari tetap terang. Tadi pagi, saya melihat ada matahari sebentar, tapi kayaknya doi langsung bobo lagi 
Hari ini mendadak winter, padahal belum siap untuk memasuki winter. Beginilah musim gugur, cuacanya suka moody.


Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...