Showing posts with label turis afganistan. Show all posts
Showing posts with label turis afganistan. Show all posts

Nawar harga bikin baper

3 hari lalu datang turis sekeluarga (suami istri dan 2 anak). si istri mencoba dua tunik. Sebelum dicoba, si istri nanya harga dulu tapi belum menawar. Setelah dicoba, si suami nawarnya bikin saya bengong dan cenderung baper. tunik yang satu harganya 900, saya diskon jadi 800. tunik yang satu lagi harganya 750. belum sempat saya kasih diskon, si suami nawarnya "semuanya 1000 aja".
Tentu saja tidak saya kasih. terus dia nanya, "last price nya berapa?"
Saya bilang, semuanya bisa saya kasih 1400,
"udah deh 1200 aja semua," kata si suami.
keukeuh saya ga mau. "mendingan kalian lihat-lihat aja dulu ke toko lain". inilah cara saya mengusir secara halus. dan mereka pun pergi.
saya baper karena dia nawarnya kebangetan. tapi saya yakin, kalo dia bawa rezeki untuk saya, pasti dia balik lagi untuk membeli.
kemarin sore sepulangnya saya dari pasar, ternyata ada si istri sedang menunggu saya di depan toko.
akhirnya mereka jadi belanja 2 tunik. 1 tunik yang pernah dicobanya harga 750 dan 1 tunik lain yang harganya sama-sama 750. kali ini totalnya saya kasih diskon jadi 1200. dan dia menawar jadi 1100. ok lah saya kasih.
mereka ini orang afganistan yang tinggal di denmark. si suami bisa bahasa turki karena pernah tinggal di istanbul selama 5 tahun.
ternyata memang rezeki ga akan salah alamat


Turis Berbahasa Indonesia

Sore tadi depan toko, seorang turis lelaki setengah baya melihat saya dari dekat seakan mengenal saya dan bertanya dalam bahasa indonesia, "apa kabar? Baik baik." 
Saya mendengarnya malah bengong, bukannya menjawab.
"Indonesia?" tambahnya bertanya.
"Ya Indonesia," jawab saya. "Where are you from?"
"Afganistan," jawabnya.
"Pernah ke Indonesia?" tanya saya.
"Sy tinggal di swedia. Tapi dulu saya punya toko di madinah. Banyak customer saya dari indonesia dan malaysia," jawabnya.
Rupanya beliau ini masih ingat bahasa indonesia meskipun sudah puluhan tahun meninggalkan madinah.
"Sekarang saya sedang berlibur di alanya dengan my son," ucapnya.
Saya pun memberikan kartu nama pada si bapa, kali aja perlu baju untuk istrinya 
Si bapa pun berterima kasih dan pamit pergi.

Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...