Showing posts with label FullTimeMomVSWorkingMom. Show all posts
Showing posts with label FullTimeMomVSWorkingMom. Show all posts

Perlukah Jasa Asisten Rumah Tangga?



"I don't have maids or servants, and my husband and I love waking up early and going to the 24-hour supermarket when there is nobody else there." -Dolly Parton- 

Pekerjaan rumah tangga memang tidak ada habisnya. Setiap hari, pekerjaan selalu ada. Namanya juga rumah, tempat tinggal yang selalu ada orang tinggal di dalamnya sudah pasti akan selalu ada hal yang harus dikerjakan agar rumah tersebut layak dihuni. Sebagai contoh, rumah harus selalu dibersihkan karena pasti kita tidak mau untuk tinggal di tempat yang kotor. Apakah memerlukan jasa asisten rumah tangga (ART) untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga?

Kita harus dapat memotivasi diri sendiri bahwa kita mampu melakukannya. Tugas rumah tangga memang tidak ada habisnya. Namun, kita bisa mengaturnya dengan menjadwalkan setiap pekerjaan. Misalnya, mencuci baju. Tugas ini bisa dilakukan beberapa hari sekali. Kita tunggu sampai mesin cuci penuh, baru mesin dijalankan. Jadi, dalam seminggu, paling banyak dua kali mencuci pakaian.

(Kutipan BAB 7 buku "FULL TIME MOM VS WORKING MOM.‪#‎BestsellerBook‬ ditulis bersama Indari Mastuti)

Bagi yang belum memiliki buku ini, segera hunting di Gramedia dan Togamas terdekat, Tobuk online, atau dapat dipesan langsung ke Indscript News Update Online
‪#‎FullTimeMom‬
‪#‎WorkingMom‬
‪#‎StopMomWar‬

Ibu Selalu Ada untuk Sang Anak



“No language can express the power, and beauty, and heroism, and majesty of a mother’s love. It shrinks not where man cowers, and grows stronger where man faints, and over wastes of worldly fortunes sends the radiance of its quenchless fidelity like a star.” -Edwin Hubbell Chapin- 

Sebagai ibu sangat wajar jika menjadi pertama bagi sang anak. Selama 9 bulan 10 hari anak berada dalam kandungan ibu. Selama dalam kandungan, ibu selalu mengajaknya bicara dan memberitahukan keadaan dunia yang akan menjadi persinggahannya kelak.

Setelah lahir ke dunia, ibu langsung menyusuinya. Makanan penuh gizi sebagai ungkapan selamat datang. Selama enam bulan ke depan, hanya ASI-lah makanan dan minuman untuknya.

Ibu senantiasa menjadi yang pertama untuk memantau tumbuh kembangnya. Ketika gigi pertamanya muncul, ibu ikut merasakannya karena si kecil sedikit rewel ketika menyusu. Terkadang badannya panas, membuat ibu sangat khawatir.

Ketika ia mulai merangkak, mata ibu harus selalu “jelalatan” mengawasinya. Ketika ia mulai berdiri, ibu harus selalu di dekatnya agar ia tidak terjatuh. Ketika ia mulai berjalan dan berlari, ibu selalu siap mengikutinya.

Menjadi yang pertama adalah menyenangkan dan hal itu tak akan berulang. Meskipun memiliki anak lebih dari satu, pengalaman setiap anak berbeda satu dan yang lainnya.


(Kutipan BAB 8 buku "FULL TIME MOM VS WORKING MOM.‪#‎BestsellerBook‬ ditulis bersama Indari Mastuti)

Bagi yang belum memiliki buku ini, segera hunting di Gramedia dan Togamas terdekat, Tobuk online, atau dapat dipesan langsung ke Indscript News Update Online
‪#‎FullTimeMom‬
‪#‎WorkingMom‬
‪#‎StopMomWar‬

Berkomunitas untuk Produktivitas Para Ibu



"Women of worth are those who want positive change for themselves, their families, community or society, which I think is important. For me, a woman of worth is someone who has self-respect, who believes that she can change things in society." ~Sonam Kapoor

Tidak ada sekolahnya untuk menjadi seorang ibu. Sebenarnya seorang ibu tidak akan pernah eksis tanpa kehadiran anak. Ketika anak lahir, ibu pun terlahir. Dengan begitu, secara alamiah seorang perempuan akan mengemban tugas sebagai ibu.
Setelah berstatus sebagai ibu, apakah akan menjadi full time mom atau tetap bekerja, dua-duanya sama saja. Keduanya merupakan pekerjaan yang berat. Namun, Anda tak perlu merasa sendirian karena banyak ibu di luar sana yang sama seperti Anda.

Kuncinya, Anda harus bersosialisasi atau berkomunitas. Jika Anda tidak bisa keluar rumah untuk bersosialisasi, Anda bisa melakukannya di dunia maya. Dunia nyata dan dunia maya sudah hampir tidak ada batasnya sekarang ini. 

Anda bisa bergabung dengan banyak komunitas yang tersebar di dunia maya. Meskipun komunitas di dunia maya, biasanya ada kegiatan yang dilakukan di dunia nyata. Jadi Anda bisa berjumpa dengan anggota komunitas di dunia nyata. 

Jadi, harus selalu tertanam dalam pikiran Anda bahwa Anda tidak sendirian. You are not alone, girls. Banyak full time mom dan working mom seperti Anda di luar sana. Anda bisa menyapa mereka hanya dengan bantuan sosial media.

Ketika ada waktu luang, aktiflah di sosial media. Kunjungi komunitas- komunitas yang ada, yang sesuai dengan minat Anda. Anda pasti menemukan full time mom atau working mom di sana. Lebih mudahnya, carilah komunitas dengan kata kunci “Full-Time-Mom” atau “Stay at home mom” atau “Working-mom” jika Anda ingin mencari teman-teman yang seprofesi dengan Anda. Namun, jika Anda ingin mencari komunitas yang sesuai hobi dan minat, Anda bisa menuliskan kata kunci sesuai hobi Anda, misalnya saja hobi merajut atau knitting.

(Kutipan BAB 10 buku "FULL TIME MOM VS WORKING MOM.‪#‎BestsellerBook‬ ditulis bersama Indari Mastuti)

Bagi yang belum memiliki buku ini, segera hunting di Gramedia dan Togamas terdekat, Tobuk online, atau dapat dipesan langsung ke Indscript News Update Online
‪#‎FullTimeMom‬
‪#‎WorkingMom‬
‪#‎StopMomWar‬

Menjadi Ibu Tidaklah Mudah



"It's not easy being a mother. If it were easy, fathers wold do it." ~Dorothy on the Golden Girl


Memilih menjadi full time mom (FTM) ataupun working mom (WM) bukanlah hal yang mudah. Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Memang ini hanyalah sebuah pilihan, tetapi pilihan yang dapat menentukan keberlangsungan hidup keluarga. Jadi, pilihan ini merupakan pilihan yang sensitif dan krusial.

Mungkin Anda tidak pernah terpikir sebelumnya untuk menjadi seorang FTM. Padahal, sebelum menikah, karier Anda sedang melesat dan pendidikan Anda pun cukup tinggi, bahkan lulusan dari universitas di luar negeri. Pantas saja akan banyak orang yang mencibir ketika Anda memutuskan untuk menjadi FTM yang diam di rumah.

Menjadi WM juga sama halnya seperti FTM. Anda juga akan mendengar selentingan yang memojokkan. Anda pasti galau dengan selentingan tersebut dan akan merasa bersalah telah meninggalkan si kecil untuk pergi bekerja.

(Kutipan BAB 11 buku "FULL TIME MOM VS WORKING MOM.‪#‎BestsellerBook‬ ditulis bersama Indari Mastuti)

Bagi yang belum memiliki buku ini, segera hunting di Gramedia dan Togamas terdekat, Tobuk online, atau dapat dipesan langsung ke Indscript News Update Online
‪#‎FullTimeMom‬
‪#‎WorkingMom‬
‪#‎StopMomWar‬

Perbedaan itu Indah


"My life really began when I married my husband." ~Nancy Reagan

Menjadi istri dari lelaki yang dicintai adalah hal yang membahagiakan. Bersama untuk selamanya hingga ajal memisahkan. amin.

Hidup berumah tangga tidak seperti main rumah-rumahan sewaktu kecil. Ini adalah kenyataan hidup yang penuh lika-liku. Anda harus bekerja sama dengan seorang partner yang telah dilegalkan oleh Allah melalui penghulu dalam majelis pernikahan.

Dua kepala yang berbeda sudah pasti berbeda keinginan, pendapat, dan pola pikir, tetapi harus menjadi satu kata untuk mendapatkan rida-Nya. Perbedaan-perbedaan itu akan selalu ada dan perbedaan adalah warna dalam sebuah keluarga.

Suami istri tentunya berbeda. Perbedaan itu indah karena Allah pada dasarnya menciptakan manusia berbeda-beda. Lima jari kita pun berbeda-beda yang memiliki tugas yang berbeda dan memiliki keindahan tersendiri. Suami istri pun begitu. Perbedaan tidak menjadikan pertengkaran, tetapi menjadikannya satu, unity in diversity.

(Kutipan BAB 9 buku "FULL TIME MOM VS WORKING MOM.‪#‎BestsellerBook‬ ditulis bersama Indari Mastuti)

Bagi yang belum memiliki buku ini, segera hunting di Gramedia dan Togamas terdekat, Tobuk online, atau dapat dipesan langsung ke Indscript News Update Online
‪#‎FullTimeMom‬
‪#‎WorkingMom‬
‪#‎StopMomWar‬

Aku adalah Seorang Ibu



Aku adalah seorang ibu
Aku rela tak gunakan ijazahku
Aku rela menjadi bosan karena di rumah sepanjang hari
Aku rela...
Karena aku adalah ibu

Aku adalah seorang ibu
Aku rela bekerja di luar rumah
Aku rela merindu anakku
Aku rela...
Karena aku adalah ibu

Aku adalah seorang ibu
Kulepaskan mimpi-mimpiku
Kulepaskan karier yang telah kupupuk
Aku rela...
Karena aku adalah ibu

.....

(Kutipan puisi di buku "FULL TIME MOM VS WORKING MOM. ‪#‎BestsellerBook‬ ditulis bersama Indari Mastuti)

‪#‎FullTimeMom‬
‪#‎WorkingMom‬
‪#‎StopMomWar‬

Buku FullTimeMomVSWorkingMom DICETAK ULANG




Alhamdulillah baru aja online di Facebook, langsung baca berita gembira di newsfeed yang dipost oleh partner menulisku Teh Indari Mastuti (di akun Facebooknya) seperti ini:

Alhamdulillah, dapat kabar dari Penerbit kalau buku "Full Time Mom VS Working Mom" sudah dicetak ulang.
Dian Akbas alhamdulillah tiga kali hehhee 
Mbak Happy Listyawati dan teman-teman yang mau ikut jadi Reseller buku ini, monggo antri ya :)
Kemarin seharian tidak buka komputer sama sekali yang berarti tidak online di Facebook. Hari ini sepulang dari toko menyempatkan untuk online di Facebook. Ketika login dan masuk ke ruang newsfeed, berita pertama yang terpampang adalah berita gembira tersebut yang saya tulis di atas.

Bahagia tentunya membaca berita tersebut. Alhamdulillah kerja keras memberikan hasilnya. Semoga buku ini dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi perempuan Indonesia. aamiin.



[Buku Terbaru] Full-Time-Mom VS Working-Mom


Hampir 2 bulan (sejak 17 Des 2015 - 4 Feb 2016) ga bisa online akibat komputer dirawat inap. Memasuki tahun baru 2016 dapet hadiah kabar gembira bahwa buku FULL TIME MOM VS WORKING MOM, hasil kolaborasi dengan Teh Indari Mastuti telah diterbitkan. Dan dalam waktu 3 minggu buku ini telah terjual 1000 exp, alhamdulillah.

Semoga buku ini bisa memberikan manfaat bagi ibu-ibu Indonesia, aamiin. Yang penasaran dengan isi buku ini, segera dihunting ke Gramedia, Togamas, atau langsung pesan ke Indscript News Update Online

#FullTimeMom
#WorkingMom
#FTMvsWM
#FullTimeMomVsWorkingMom



Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...