Ibu Selalu Ada untuk Sang Anak



“No language can express the power, and beauty, and heroism, and majesty of a mother’s love. It shrinks not where man cowers, and grows stronger where man faints, and over wastes of worldly fortunes sends the radiance of its quenchless fidelity like a star.” -Edwin Hubbell Chapin- 

Sebagai ibu sangat wajar jika menjadi pertama bagi sang anak. Selama 9 bulan 10 hari anak berada dalam kandungan ibu. Selama dalam kandungan, ibu selalu mengajaknya bicara dan memberitahukan keadaan dunia yang akan menjadi persinggahannya kelak.

Setelah lahir ke dunia, ibu langsung menyusuinya. Makanan penuh gizi sebagai ungkapan selamat datang. Selama enam bulan ke depan, hanya ASI-lah makanan dan minuman untuknya.

Ibu senantiasa menjadi yang pertama untuk memantau tumbuh kembangnya. Ketika gigi pertamanya muncul, ibu ikut merasakannya karena si kecil sedikit rewel ketika menyusu. Terkadang badannya panas, membuat ibu sangat khawatir.

Ketika ia mulai merangkak, mata ibu harus selalu “jelalatan” mengawasinya. Ketika ia mulai berdiri, ibu harus selalu di dekatnya agar ia tidak terjatuh. Ketika ia mulai berjalan dan berlari, ibu selalu siap mengikutinya.

Menjadi yang pertama adalah menyenangkan dan hal itu tak akan berulang. Meskipun memiliki anak lebih dari satu, pengalaman setiap anak berbeda satu dan yang lainnya.


(Kutipan BAB 8 buku "FULL TIME MOM VS WORKING MOM.‪#‎BestsellerBook‬ ditulis bersama Indari Mastuti)

Bagi yang belum memiliki buku ini, segera hunting di Gramedia dan Togamas terdekat, Tobuk online, atau dapat dipesan langsung ke Indscript News Update Online
‪#‎FullTimeMom‬
‪#‎WorkingMom‬
‪#‎StopMomWar‬

Comments

Popular posts from this blog

Tips Backpacker Aman di Turki untuk Para Cewek

Bundel Revisi yang Raib

Menikah di Turki