Posts

Showing posts from October, 2014

[Video] Womenpreneur Checklist Promo 2

[Video] Womenpreneur Checklist Part1

[Video] Best of Turki Testimony Part1

[Video] Muslimah Mompreneur Testimony Part1

[Video] Womenpreneur Checklist Testimony Part1

[Video] Womenpreneur Checklist Promo 1

Mati Listrik Mati gaya

Image
#transferNotedariHP

Hampir jam 3 sore listrik mati dan hujan angin makin deras. Liat pepohonan di kebun sebrang rumah seperti yang mengamuk. Sedang asyik main Farm Heroes Saga di tablet tapi nyawa sudah habis. Mau beli nyawa tapi ga bisa karena ga ada koneksi ke toko yang mana wifi pun ikut mati seiring dengan mati listrik. Lagian batre tablet juga sudah sekarat. Mati gaya dech.

Mau ngerajut, ga punya stok benang. Saya ambil HP yang masih punya sambungan internet gratis dari provider. Lumayan bisa baca blog Naked Traveler. Sampai maghrib saya baca blognya lalu off ketika maghrib tiba tapi listrik belum kunjung nyala. Dan memang saya harus off karena harus cuci piring yang udah menumpuk dan juga harus masak untuk makan malam. Entah dech ini listrik kapan akan nyala. Ketika sedang memasak....listrik pun sukses nyala jam 19-an.




Suara Aneh di Rumah Kontrakan

Image
Kemarin (Minggu, 19 Oktober 2014) menjelang maghrib, saya minta Emine membeli roti di warung dekat rumah. Sepulang dari warung dengan membawa roti yang dibelinya, Emine berkata seperti ini: "Anne, di rumah kontrakan ada suara aneh." Rumah kontrakan letaknya tepat di bawah rumah kami. Masih dalam satu gedung apartemen, hanya beda lantai saja.

"Suara aneh apa sih?" jawab saya. Emine mencoba menirukan suara aneh yang tadi dia dengar, namun saya tidak menggubrisnya. Soalnya serem juga kalo emang bener ada suara aneh di situ, hiiyyy.

Beberapa jam berlalu, terdengar suara kucing mengeong dari arah rumah kontrakan. Ibu mertua mengetuk pintu kontrakan sambil memanggil-manggil nama orang yang mengontrak tapi tak kunjung ada yang membukakan pintu. Kami pikir ada kucing masuk ke rumah itu. Tapi tak ada pintu atau jendela terbuka, jadi kemungkinan kucing nyasar ke rumah itu kandas. Tapi suara kucing makin menjadi-jadi dari rumah itu.

Bapa mertua segera menelpon orang yang meng…

Japanese Course sesi 2

Image
Sabtu pagi (11 Oktober 2014), saya segera menyiapkan bahan-bahan untuk mengajar Bahasa Jepang sesi kedua. Yang mana kursus akan dimulai pukul 12 siang.

Ketika sedang mengetik modul, temanku di Safranbolu sana mengirim mesage di Fb. Ia menyampaikan bahwa kursus tidak jadi hari ini karena si anak mendadak flu. Jadinya kursus diundur besok pada jam yang sama. Temanku itu adalah guru bahasa Inggris yang mengajar muridku itu bahasa Inggris.

Jadi begini, si murid ini kursus bahasa Inggris dengan temanku. Ketika break 15 menit, maka digunakan untuk kursus/praktis bahasa Jepang dengan saya. Untuk bahasa Inggris kursusnya offline, karena rumah mereka dekat. Sedangkan bahasa Jepang dengan saya secara online karena kami berbeda kota yang berjauhan.

Saya gembira mendengar kabar ini karena modulnya belum tentu rapi untuk hari itu. Kalau untuk besok dipastikan sudah siap.

Saya pun meneruskan mengetik modulnya. Bahannya disesuaikan dengan pelajaran bahasa Inggris yang akan diajarkan pada si murid. D…

Kartu Pos Gratis

Image
Jumat lalu saya ke kantor pos dengan tujuan mengirim kartu pos untuk temanku di Bandung. Kami telah bersepakat untuk saling berkirim kartu pos, yang mana saya telah terlebih dahulu menerima kartu pos darinya.

Kartu pos yang saya kirimkan ini kartu gratisan yang saya ambil dari kantor pos sewaktu saya mengirimkan surat pemilu caleg. Dan kali ini pun saya melihat ada rak kartu pos gratis lagi di pojokan. Sayang kalau dilewatkan :D

Sebelum mengambil kartu pos, saya bertanya pada petugas yang melayaniku dalam mengirimkan kartu pos tadi. Saya bertanya untuk memastikan bahwa kartu pos ini gratis.
Saya: bu bedava de─čil mi?
P. Pos: evet free :)

Asyikk.... kali ini saya ambil tiga kartu pos yang berbeda-beda.


[Part 4] Polisi Ngecek ke Toko

Hari ini saya jaga toko lagi karena suami ada perlu ke bank. Ketika sedang membereskan baju-baju di gantungan, datang seorang polisi. Ia menanya-nanya harga seperti halnya seorang konsumen. Karena ia menanyakan harga, maka saya pun memberitahukan harga-harga yang dimaksud.

Tapi saya curiga sama polisi ini, "jangan-jangan ini polisi yang ngecek saya ke rumah dan sekarang datang ke toko," gumam saya dalam hati. Deuhhh nanti disangkanya saya kerja di toko. Tapi cuek aja, lagian saya cuman datang untuk membantu kok.

Sampailah kami di percakapan yang mana polisi menanyakan keberadaan suami saya. "Suami lagi ke bank," jawab saya. "Masa ke bank tiap hari?" timpalnya. "Hmmm bapa yang tempo hari yang datang ke rumah ya?" tanya saya memastikan. "Iya waktu itu saya ke rumah tapi kamu ga ada," jawabnya. "Waktu itu kan mau lebaran Kurban, saya bantu-bantu di toko," jawab saya menjelaskan.

Percakapan pun berlanjut:
Polisi: Harusnya saya me…