[flashback] dream come true


tak terasa waktu berlalu, sudah 4 tahun saya menunggunya. akhirnya di awal tahun 2005 tepatnya bulan maret...dia mengabarkan melalui telepon kalo dia akan datang di pertengahan bulan maret...ahh percaya tidak percaya..rasanya mimpi mendengar kabar itu. berita ini pun saya sampaikan ke mamah...saya tidak bilang-bilang tentang berita ini ke orang lain.. takut-takut dia tidak jadi datang..malu kan nantinya...

tapi untuk kedatangannya ke indo, untuk mengurus visanya dia minta tolong saya untuk dibuatkan hotel reservation. kebetulan sy punya kenalan manager hotel, sy pun minta tolong kepada manager hotel tersebut untuk dibuatkan reservasi di hotelnya selama 2 minggu (reservasi bohong2an gitu) dan sy bilang klo nanti dia datang dia pun akan menginap di hotelnya tapi tidak untuk 2 minggu melainkan semalam saja. manager hotel pun membantuku dan memfax reservasi tersebut ke travel agent tempat calon suamiku mengurus visanya. dan visanya pun dapat diurus tanpa hambatan.

pada tanggal yang telah dijanjikan....saya bersama keluarga menjeputnya ke bandara sukarno hatta di jakarta...benar lho...dia datang juga...serasa menjemput impian hari itu.
visanya cuman 20 hari di indonesia...wahhhh singkat sekali...keinginnanya tetap ingin menikah denganku (dengan membawa surat dari kedua orang tuanya yang memberinya ijin untuk menikah denganku).

dengan waktu yang sangat singkat seperti itu...dan persiapan yang serba mendadak.... persiapan untuk menikah antara lain, kami pergi ke kedubes turki (KBRT) di jl. rasuna said kav 1 jakarta untuk membuat surat rekomendasi suamiku agar dapat menikah di indonesia (karena syarat dari KUA harus ada surat rekomendasi itu selain juga daftar ke KUA 1 juta rupiah (katanya itu standar biaya menikah dengan bule ......waktu itu saya daftar ke KUA hanya memerlukan waktu 1 hari saja, hari ini mendaftar besoknya langsung akad nikah, karena kebetulan kami kenal dengan penghulunya). untuk membuat surat rekomendasi harus ada kartu keluarga calon suami dari turki yang namanya "nufus kayit orne─či", sebelumnya jauh2 hari saya sudah menanyakan hal ini via email ke KBRT (email: cakartabe@telkom.net) dan sudah saya sampaikan ke calon suami via email pula tapi dasar calon suamiku, dia malah membawa kartu yang lain, akhirnya minta ayahnya untuk mengefax-nya dari turki.....waktu itu dari KBRT dikasih 3 surat untuk dibawa ke KUA (kalo tidak salah, surat rekomendasi, surat keterangan masih single, dan surat keterangan KTP.....dalam sehari pun dapat ditunggu membuat surat2 tersebut di KBRT) dan persiapanpun beres, 30 maret 2005 kami pun menuju pelaminan, thanks ya ALLAH.....its really dream come true..

selesai akad nikah kami pergi lagi ke KBRT untuk mengurus visaku dengan membawa buku nikah (bisa ditunggu hari itu juga) dan juga pihak KBRT memberi surat2 untuk dibawa ke turki untuk keperluan mendapatkan buku nikah di turki agar tidak usah nikah ulang disana (surat ini harus kita cek karena harus dalam bahasa turki, waktu itu kami tidak cek ternyata surat2 yg diberikan pada kami masih dalam bahasa indonesia jadi pas kami datang ke turki, surat2 tersebut kami kirimkan kembali ke KBRT di jakarta untuk dibuatkan surat2 dalam bahasa turki). karena saya akan menetap di turki bersama suami, maka petugas KBRT bilang agar saya apply visa turis saja yang 3 bulan nanti sampe di turki diuruskan ijin tinggalnya, biaya visa tersebut saat itu sebesar 169ribu rupiah. visa pun beres setelah itu ke emirates airlines untuk mengurus ticketku menuju negerinya (sebelumnya sudah booking via telepon).

gembira dan sedih menyelimuti hatiku...gembira karena akhirnya saya dapat bersamanya untuk membangun suatu keluarga...
sedih karena akan meninggalkan keluargaku..tapi apa boleh buat..inilah jalan hidupku.
terasa kurang lengkap jika pernikahan tanpa resepsi, keluargaku ingin merayakan pernikahanku ini..
jadinya tanggal 4 april 2005 dibikin deh resepsi kecil-kecilan di rumah salah satu family ku yang rumahnya cukup besar (karena kalo ingin membuat resepsi di gedung harus memesannya jauh2 hari).
beberapa hari setelah itu kami pun pergi ke turki. di turki saya memulai hidup baru bersamanya yang telah menjadi suamiku....

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tips Backpacker Aman di Turki untuk Para Cewek

Bundel Revisi yang Raib

Menikah di Turki