Showing posts with label Turis Somalia. Show all posts
Showing posts with label Turis Somalia. Show all posts

Komentar turis Inggris asal Somalia

 

Dua hari lalu datang adik kakak muslimah turis Inggris ini ke toko saya bertujuan membeli dress oleh-oleh untuk ibunya.
Setelah fix beli bajunya, lalu si kakak membayar pake kartunya yang ternyata kartunya ga bisa dipake karena kartunya baru dan belum diaktifin. lalu si kakak minta pake kartu adiknya dulu.
sedang proses pembayaran pake kartu si adik, mereka berkomentar tentang kelakuan OT yang bekerja di hotel tempat mereka menginap.
katanya gini: OT banyak yang ga solat ya.
saya: iya. memang begitu OT mah. apalagi yang cowo, kalo hari jumat banyak yang ga jumatan.
dia: masa saya mau solat aja dibilang gini "kamu beragama jangan terlalu serius". Lah masa ngomong gitu ya. solat kan kewajiban. ya harus serius dong.
saya: coba kamu datang ke sini saat Ramadan. banyak yang ga puasa.
dia: oh so sad...

Mitir mitir


Tadi ada turis suami istri (kayaknya orang Somalia), mereka mau beli kain meteran. Tapi si bapaknya lucu ngomongnya.
"Do you have mitir mitir?" tanyanya sambil tangannya memperagakan gunting.
"Mitir mitir, whats that?" tanya saya heran.
Si istri pegang tunik, sambil nanya "Do you have this?"
Atuh ieu teh nanyakeun naon sih, si sayah kan jadi bingung.
Si bapak mengulang lagi, "Mitir mitir?"
Dia nunjuk ke baju trus tangannya kayak gunting lagi motong.
Hmmm, kayaknya ngerti dech mereka nanya apa.
Ohhh mau beli kain meteran...
"Sini saya tunjukkin," saya ajak mereka keluar.
"Itu di seberang toko kain meteran," ucap saya menunjukkan toko kain.
Mungkin maksud si bapak teh meter meter 

The only speaking English


"Say salam to her. She is the only speaking English here," begitu turis Inggris asal Somalia ini memperkenalkan saya pada anaknya.
Saya ga tahu apakah benar pedagang toko sekitar beserta pegawenya itu apakah mereka ga bisa bahasa Inggris. Kalo pegawe toko sepatu di sebelah sih rata-rata bisa bahasa Inggris.
"Ohh you can speak English," ucap turis Inggris asal Somalia itu ketika pertama kali mampir ke toko saya.
"The people in all the shops here can not speak English. I feel like speaking with the deaf," tambahnya sambil tangannya memperagakan seperti bahasa isyarat.
Jadilah mereka masuk ke toko saya dan berbelanja. Tak hanya hari itu tapi hari berikutnya lagi  Alhamdulillah
Padahal saya suka rada bingung kalo ngomong sama turis asal Inggris karena mereka aksennya british banget. Rada susah nangkep kata-katanya, ditambah kalo mereka asal afrika atau arab, huruf p jadi b. Seperti pain jadinya bain.

Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...