Cowok aneh


H-4 menjelang iftar
Ada seorang cowok datang ke toko. Ia berkacamata tebal (sangat). Penglihatannya tidak bagus. Berjalan pun kakinya seperti meraba raba jalan. Ketika ia mau melihat baju yang dipasang di manekin, ia tempelkan matanya di baju itu.
Lalu ia masuk ke toko. Menanyakan apakah ada elbise (long dress) ukuran 44? Kami menurunkan baju yang dimaksud dari gantungan di atas. Dan ia ingin mencobanya. Hah...what? Saya pastikan padanya bahwa baju yang ingin dicobanya baju cewek. Mungkin ia salah masuk toko pikir saya karena matanya tidak awas. Ternyata pikiran saya salah. Memang ia ingin mencoba baju tersebut. Kami (saya dan asisten yg membantu khusus momen lebaran) tanya kenapa mau mencoba?
"Saya ingin coba aja," katanya.
Kami mencegahnya untuk mencoba.
"Apakah kamu mau membelikan untuk seseorang? tanya kami. Kali aja ia punya kekasih yg ukurannya 44 dan bisa dicoba olehnya. Ternyata tidak jawabnya.
Ia keukeuh ingin mencoba, tanya fitting room di mana dan udah buka kacamatanya.
Kami pun keukeuh tidak memberi kesempatan untuk mencoba.
"Kalo saya beli gimana? berapa?" tanyanya.
"Kalo mau beli silakan aja, bukan urusan kami mau diapakan bajunya. Tapi kamu ga bisa coba baju ini karena ini baju cewek," tegas asisten.
Si cowok masih keukeuh pengen mencobanya.
Saya lari ke luar bertujuan utk minta bantuan siapa aja pegawe (cowok) toko sebelah yang sedang nongkrong untuk menangani cowok ini.
Dari luar saya mendengar kalo cowok ini juga nanyain khimar. Aduhh cowok ini mau ngapain sih.
Selama dagang di sini, baru kali ini ada cowok mau coba baju cewek. Rasanya pengen langsung ngusir aja. Tapi harus sabar. Customer is a king.

#ceritaramadan

Comments

Popular posts from this blog

Tips Backpacker Aman di Turki untuk Para Cewek

Menikah di Turki

Kejutan Malam