Saturday, August 30, 2008

bunga tulip dan negara turki

bunga tulip yang merupakan bunga khas dari belanda dan dalam bahasa turki disebut lale mempunyai sejarah yang menarik.

semua orang berfikir bahwa tulip berasal dari negeri belanda. padahal sebetulnya tulip adalah native dari asia tengah dan turki. pada abad ke-16 tulip dibawa ke belanda dari turki, dan dengan cepat menjadi populer. Sekarang tulip dibudidayakan di belanda dalam jumlah yang sangat besar. Dutch bulbs, termasuk tulip dan dafodil diexport ke seluruh negara di dunia sehingga orang2 berfikir bahwa itu adalah asli dari belanda. Kenyataannya banyak varietas telah dibudidayakan dan tumbuh di turki jauh sebelum diperkenalkan pada european garden.

Pada abad ke-17 terjadi interest yang terlalu besar dan popularitas tulip menjadikan tulipmania di belanda. Apalagi pada taun 1637, tulip sangat2 digemari dan harganya menjadi sangat mahal sehingga mencapai harga yang tidak masuk akal. Tulip dijual berdasarkan berat, biasanya ketika masih berada dalam tanah. Beberapa contoh harganya dapat melebihi harga rumah pada masa itu. Pemerintah belanda mencoba untuk menangani perdagangan tulip seperti ini secara hukum tetapi tidak berhasil dan tidak dapat menghentikannya. Tapi akhirnya semua itu berakhir karena over supply yang membawa tulip menjadi murah dan dealer2 menjadi bangkrut dan banyak orang kehilangan tabungannya karena perdagangan itu dan pemasaran tulip pun jatuh.

Dalam sejarah turki, tulip pun membawa peranan yang cukup menarik. Pada periode 1718-1730 disebut dengan “tulip era”, dibawah reign of sultan ahmed III. Periode ini dinyatakan sebagai era “peace and enjoyment”. Tulip menjadi style of life yang penting dalam seni, folklore dan kehidupan sehari2. Banyak embroidery dan tekstil clothing handmade by woman, karpet, tiles, miniatur dsb memakai desain tulip, kebun tulip yang luas di sekitar golden horn banyak dikunjungi oleh orang2 kaya. Dan juga the first printing house was founded by Ibrahim Müteferrika in Istanbul. Tulip era berakhir setelah revolusi patrona halil di taun 1730, berakhir dengan de-thronation of the sultan.

Nama tulip, tulipa berasal dari kata dalam bahasa turki “tulbend” atau “turban”, yang mirip dengan bunga. Dan dianggap sebagai king of bulbs.

Ada beberapa varietas bunga tulip, early, mid dan late blooming. Semuanya menjadi huge variety of bright colors termasuk putih, kuning, pink, merah, hitam, ungu, orange, bi-colors dan banyak lagi. Dan melimpah ruah warna campuran yang dapat dipilih. Khusunya jenis dari kota manisa yang disebut anemon.


Tulip sebaiknya segera ditanam setelah dibeli di musim gugur. Tapi dapat juga diusahakan untuk dikembangkan di-indoors selama musim dingin. Setelah berkembang, biarkan tanaman terus tumbuh sampai akhirnya mati. Selama periode post bloom, tanaman mengirimkan energy to the bulb untuk disimpan dan digunakan musim semi mendatang.


Sumber: http://www.us-tr.com/

No comments:

Post a Comment