[story] kisah sukses sang ayah

based on true story......

saya kagum dengan kesuksesan yang ayah raih. dan meskipun sekarang sudah berstatus sebagai kakek (sudah punya cucu) ayah tetap giat bekerja untuk keluarganya.
tapi masih ada 2 harapan ayah. yaitu menikahkan anak bungsunya dan pergi haji. ayah ingin pergi haji setelah menikahkan anak bungsunya. tapi anak bungsunya tidak ingin cepat2 menikah, dia ingin menikah 5 atau 10 tahun lagi. dia bilang "klo ayah ingin pergi haji, pergi saja..jangan tunggu saya". ayah hanya terdiam jika anak bungsunya berkata seperti itu.

terdapat cerita mengharukan di balik kesuksesan ayah itu. saya penasaran bagaimana ayah bisa sukses seperti ini, lalu ayah pun bercerita.


ketika ayah berumur 6 tahun sudah ditinggal mati oleh ayahnya. ibunya hanya ibu rumah tangga, ayah adalah anak bungsu dari 6 bersaudara. 2 kaka laki2 dan 3 kaka perempuan.
waktu itu yang terpikir oleh ayah adalah untuk menamatkan sekolahnya (SD). saat itu ayah tidak punya uang untuk membeli pencil, lalu ayah pergi ke rumah pamannya dengan tujuan meminta uang untuk membeli pencil. tapi paman tidak memberinya uang, paman bilang, tolong jual kentang2 ini, nanti dari hasil penjualannya akan diberi upah untuk membeli pencil....ayah pun membawa kentang2 itu ke pasar dan menjualnya...alhamdulillah kentang pun habis terjual..lalu ayah pulang dan memberikan hasilnya kepada paman, lalu paman pun memberinya upah...dari upah itu ayah belikan pencil, dan hanya bisa terbeli 1 pencil...
ayah berpikir kalo pencil ini harus cukup dipake untuk 1 tahun, lalu ayah pun memotong pencil ini menjadi 4 bagian, karena ayah tidak punya uang klo untuk terus2an membeli pencil.
waktu pun berlalu dan ayah dapat menamatkan SD.

setelah tamat SD ayah tidak melanjutkan sekolah, tapi ayah merantau ke kota untuk mencari pekerjaan. di kota ayah kerja serabutan, yang penting pekerjaannya halal dan mendapatkan uang yang halal pula...lalu ayah pun bekerja di sebuah perkebunan jeruk, disitu ayah bekerja cukup lama.....dan ayah pun punya cukup uang...

lalu ayah mencoba pekerjaan lain, ayah bekerja di sebuah hotel. dan ayah pun mempunyai uang yang cukup untuk menikah, kemudian ayah pulang kampung dan menikah dengan gadis pujaannya, lalu setelah menikah, sang istri pun diboyongnya ke kota. ayah masih bekerja di hotel, di hotel ini ayah belajar bagaimana berbisnis hotel....lalu setelah uang terkumpul ayah pun dapat membuka hotel sendiri, meskipun hotel kecil2an....banyak pengunjung datang ke hotel, dan ayah pun dapat mengumpulkan uang cukup banyak....lalu ayah membeli 4 bidang tanah (yang berdekatan) di pinggiran kota....2 bidang tanah ayah berikan pada 2 kaka laki2nya yang sama2 mencari keberuntungan di kota. 2 bidang tanah lagi ayah gunakan untuk membangun rumah untuk keluarganya.

sambil mengurus hotel ayah pun menyewa tempat dekat hotelnya, lalu dibukanya tea shop....karena hotel2 besar mulai bermunculan, jadi hotel kecil ayah tidak sanggup bersaing dengan hotel2 besar..maka ayah pun menutup hotelnya dan membuka sebuah toserba di tempat yang sama, lalu tea shop nya ayah berikan pada salah satu kaka laki2nya.cukup lama ayah bergelut di bidang toserba ini kira-kira 20 tahun, sampai kemudian bermunculan banyak supermarket dan toserba ayah pun tidak sanggup klo harus bersaing dengan supermarket2 itu....lalu ayah menutup toserbanya dan membuka toko pakaian....sampe sekarang ayah tekuni bisnis ini....

alhamdulillah pelanggan toserba tetap menjadi langganan di toko pakaian ayah, dan toko pakaian ayah pun maju dibantu oleh kedua anak laki2nya. ayah sudah bisa membuka cabang toko pakaiannya di tempat lain.....

ayah tetap bekerja untuk keluarganya karena ayah tidak ingin pengalaman semasa kecilnya yang sulit terjadi pada anak cucunya...

Comments

Popular posts from this blog

Tips Backpacker Aman di Turki untuk Para Cewek

Menikah di Turki

Kejutan Malam