Showing posts with label perceraian. Show all posts
Showing posts with label perceraian. Show all posts

Mengedukasi calon suami OT (orang turki)


Jika kamu sedang berpacaran atau berhubungan serius dengan cowo ot atau mungkin sedang menuju jenjang pernikahan, bicarakan hal-hal berikut dengan calon suami ot mu:
1. harus nikah resmi. jangan mau nikah imam (siri) saja. karena menikah di turki untuk yang beragama islam memang harus 2 kali. pertama nikah resmi (tidak islami), kedua nikah imam berdasarkan syariat islam.
2. jika calonmu duda. kamu harus melihat status duda tertulis di nufus kayit örneği (kartu keluarga di turki) atau minta lihat surat cerai yang menandakan dia sudah resmi bercerai. kalau dia tidak bisa menunjukkannya, berarti dia sedang proses cerai atau dia berbohong. jika dia sedang proses cerai, jangan mau cepat menikah. karena jika menikah saat proses cerai, hanya bisa nikah imam saja. bagaimana kalau kalian sudah nikah imam, kemudian si suami tidak jadi cerai?
Jadi, tunggu saja sampe sah cerai dulu, baru menikah.
3. misal akan tinggal di turki. apakah nanti akan tinggal serumah dengan mertua? di turki tidak ada kewajiban atau tradisi yang mengikat untuk tinggal serumah dengan mertua. hal ini tergantung kondisi dan keinginan pribadi saja.
4. bicarakan tentang ikamet (ijin tinggal). jika kamu akan tinggal di turki, maka sebagai warga asing kamu nantinya harus membuat ikamet. tentunya suamimu harus mengeluarkan sejumlah uang untuk biayanya. jangan sampe nanti kamu tidak dibuatkan ikamet oleh suami dan menjadi warga kaçak (ilegal)
5. anak kawin campur memiliki 2 paspor (dual citizenship) sampe umur 18 tahun. beritahukan pada calon suami tentang hal ini agar nanti ketika punya anak dia mengerti dan sadar untuk membuatkan 2 paspor untuk anaknya. tidak mengakui anaknya hanya berkewarganegaraan turki saja. ingat anak ini dilahirkan oleh ibu indonesia. oleh karena itu, si anak pun berhak untuk memiliki paspor indonesia.
6. Apakah harus jadi WNT?
setelah menikah kemudian tinggal di turki, maka pada tahun ketiga kamu bisa mengajukan menjadi WNT. ya, begitu peraturan untuk para kawin campur dengan wn turki yang tinggal di turki, pada tahun ketiga dibolehkan mengajukan kewarganegaraan turki. tapi ini tidak wajib lo. tergantung si WNA saja. jika mau jadi WNT silakan, tidak mau juga tidak apa-apa.
Nah, tanyakan pada calon suami ot-mu, apakah dia menginginkan kamu menjadi WNT nantinya?
pernah saya dengar sesuatu yang tidak mengenakan…
saat itu saya pergi ke acara ramah tamah dengan bapa duta besar di antalya. saya nebeng ke teman sesama pasangan kapur indoturki jg, karena kami sama-sama akan perpanjang paspor di warung konsuler sebelum acara ramah tamah.
pada saat acara di restoran, suami teman saya duduk dengan para suami ot juga. pas dalam perjalanan pulang, suami teman saya cerita kalau salah satu dari suami ot yang ngobrol tadi bilang gini: "kalau istri saya tidak mau jadi wnt, akan saya ceraikan."
padahal sewaktu mereka ngobrol, si istri ada di dekatnya. ntahlah si mba mengerti atau tidak apa yang diobrolkan oleh para suami itu.
7. pulang kampung
ini juga harus dibicarakan sebelumnya. jangan sampe setelah menikah nanti kamu tidak dibolehin pulkam oleh suamimu. Kalau kamu masih punya ortu, tentunya ortu ingin melihat kamu pulkam karena rindu. Meskipun sekarang sudah bisa vidio call tapi datang langsung itu sangat beda rasanya. Kamu pun pasti akan merindukan kampung halaman, keluarga dan tentunya makanan indonesia.
8. makanan indonesia
Banyak ot yang menyukai masakan indonesia, tapi banyak juga ot yang anti makanan asing. Tentunya kamu harus bisa memasak masakan turki setelah tinggal di turki nanti. Tapi pastinya kamu pun akan kangen untuk makan makanan indonesia. Kalau kamu pandai memasak, kamu bisa memasak dengan bahanbahan yang ada.bumbu-bumbu cukup kumplit di turki kecuali kemiri dan kencur tidak ada.
Kenalkan masakan indonesia pada calon suami. Kalau suami menyukai masakan indonesia, bisa memudahkan kamu dalam memasak nantinya. Tidak perlu masak dua menu yang berbeda, menu indo dan menu turki.
Seperti di rumah saya, suami dan anak sangat menyukai makanan indonesia, jadi saya cukup memasak satu menu setiap masak. Hanya dibagi saja kapan harinya bikin menu indonesia dan kapan harinya bikin menu masakan turki.
Kalau kamu tidak pandai memasak, bisa saja menikmati masakan indonesia dengan membeli di teman wni yang menjual masakan indonesia.
9. bolehkah bergaul dengan wni yang ada di daerah tempat tinggalnya nanti?
Bertemu dengan sesama wni di luar negeri sudah seperti bertemu dengan saudara sendiri. Bisa bebas ngobrol bahasa indonesia dan bahkan bisa masak dan makan bareng masakan indonesia.
Itulah hal-hal yang saya ingat untuk sekarang. nanti kalau ada lagi, saya bikin lanjutannya.
Mungkin teman-teman gelin ada yang mau ditambahkan? Silakan tulis di komentar


Sebuah Pelajaran


Sebelum Ramadan, suami cerita tentang seorang abla teman kami. sebut saja abla A.
Katanya si abla cerita kalau suaminya selingkuh. udah 2 tahun ga pulang ke rumah. tapi kamu kalau ketemu dia pura-pura ga tau aja ya.

Saya sering pulang bareng sama si abla A tapi dia ga pernah cerita. waktu Ramadan pernah bareng lagi, dia ga cerita juga. tapi kemaren, pas turun dari bus, tiba-tiba si abla bilang gini: "Dian, suami saya udah ga suka lagi sama saya."

"Eh, kenapa?"
Curhatlah si abla. Kami ngobrol beginian di belakang rumah saya di pinggir jalan pas jalan masuk ke gang rumah si abla.

Padahal ya si abla ini cantik, baik, dan mereka sudah lama banget menikahnya. anak 3 sudah besar semua. anak pertama sudah menikah dan punya anak. berarti kan mereka sudah punya cucu. anak kedua dan bungsu udah kerja.

ahh dasar ya, ntah apa yang dicari oleh si suaminya. Dia minggat dari rumah demi seorang wanita yang saat itu masih bersuami. si wanita punya anak 3 yang masih harus dibiayai, yang salah satunya berkebutuhan khusus. ga tau ini si wanita apa sudah diceraikan oleh suaminya atau belum. kemaren curhatnya belum beres.

untungnya si abla bekerja. jadi dia tidak tergantung pada suaminya untuk urusan uang.

"Anak-anak kamu bilang apa?" tanya saya.
"Mereka terserah saya. mau cerai atau mau dibiarkan saja terserah," jawabnya.
"Untung kamu bekerja, jadi kamu ga tergantung sama dia. kamu punya uang sendiri." ucap saya menghiburnya.
"Iya saya mah alhamdulillah punya uang sendiri, nanti saya punya pensiunan sendiri," ucapnya berusaha menghibur dirinya juga.
"Ah dasar suami bodoh," ucap saya kesal.
Dia malah ketawa mendengar ucapan saya ini :D

Seperti biasa kami selalu ketawa ketiwi kalau ngobrol di perjalanan pulang.
"Saya happy kalau ketemu kamu," ucapnya.
Alhamdulillah kalau saya bisa membuatnya happy walau hanya beberapa menit saat jalan menuju rumah.

Saya pikir dia ga akan cerita tentang ini pada saya. ternyata si abla curhat aja mengalir kemaren sore.

Semoga si abla bisa lebih tegar dalam menjalani kehidupan ke depannya, aamiin. Pastinya Allah telah menyelipkan hikmah bagi si abla di balik drama ini.
bagi para pembaca, semoga ada pelajaran yang bisa dipetik dari cerita di atas.

Perceraian membawa maut


Sudah banyak berita bertajuk ini di Turki. Di tv, koran, internet, dapat ditemui banyak berita seperti ini. Barusan suami nelpon, memberitahukan berita tentang ini dengan korban yang dikenalnya. Suami pun memberikan link berita, saya pun melucur untuk membacanya.
Ternyata yang menjadi korban adalah adik perempuan dari pedagang yang di seberang toko. Si adik ini sedang dalam proses perceraian. Si suami sepertinya tidak mau bercerai dan bermaksud bicara dengan istrinya. Ia datang ke tempat kerja istrinya. Kejadian entah kemaren atau pagi ini. Beritanya sih tayang pagi ini. Si istri tidak mau bicara dengannya dan si suami diminta menjauh. Bukannya menjauh, si suami malah menembaki istrinya ini, si istri pun meninggal di tempat. 20 meter dari tkp, si suami menembak dirinya sendiri. Dalam keadaan terluka parah, si suami dibawa ke rs oleh ambulans. sesampainya di rs, ia dioperasi. Ga tau gimana keadaannya sekarang.
Pantesan aja, toko si pedagang yang di seberang itu hari ini tutup. Ternyata ada kejadian ini 

Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...