Showing posts with label bucin. Show all posts
Showing posts with label bucin. Show all posts

Tanjakan emen?

 

Tadi (sebelum jam 8 malam), sedang menunggu bus di halte terminal, ada cowo turki yang minta ijin untuk duduk di bangku bersama saya. Silakan aja duduk di ujung satunya. Jadi kita duduknya sama-sama di ujung (gak dempetan).
Si cowo ini ngajak ngomong aja dengan suara yang seperti orang mabuk. tapi saat itu dia tidak bau alkohol, hanya saja suaranya begitu.
Dia tahu saya orang asing trus nanya saya orang mana. Awalnya saya ga jawab tapi dia terus menebak-nebak. ya udah saya kasih tahu dari Indonesia. Lalu dah dia bilang bahwa punya teman orang Indonesia. yang pastinya cewe. dan sepertinya mereka pacaran. katanya mereka udah 2 tahun, tapi dia belum bisa pergi ke Indonesia.
"Kalo kamu punya uang, pergi aja ke sana."
"Karena saya pernah tertangkap mabuk sewaktu nyetir mobil, jadi saya dihukum ga boleh keluar negeri selama 5 tahun."
Oohh pantesan aja, suara dia kayak mabuk gitu. Ternyata pemabuk ni orang.
"oh, jadi nanti kalo udah 5 tahun, kamu bisa keluar negeri, gitu ya?"
"Iya."
"Emangnya cewe itu Indonesianya di mana?"
"itu lo daerah yang ada tanjakannya, yang di tanjakan itu sering terjadi kecelakaan."
yeee ga tau atuh. emangnya Indonesia cuman segede kecamatan. tanjakan mana maksudnya. tanjakan emen?
Aduh kasian amat sama si cewenya. jatuh cinta sama ot pemabuk begini.
Jadi mereka kenalan di FB. kata si ot ini, si cewe yang bilang kalo dia suka sama ot karena cakep, trus dia minta si ot untuk datang ke Indonesia. tapi karena si ot sedang ga bisa keluar negeri, jadi dia juga bingung harus gimana.
"Suruh aja si cewe datang ke sini."
"Ga dibolehin sama orang tuanya."
"Ya ke sininya sama orang tuanya dong."
Dan mereka ini komunikasi pake google translate yang banyakan ga nyambungnya. makanya si cowo waktu ditanya si cewe dari daerah mana di Indonesianya, dia cuman bilang daerah yang ada tanjakan begitu.
Jadi teman-teman, terutama yang bucin turki. kesamaan bahasa itu penting supaya bisa nyambung dalam berkomunikasi. terserah deh pake bahasa apa. yang penting ada kesamaan bahasa. jangan bilang bahasa tubuh ya.
Lihat aja contoh dua orang yang saya ceritain ini. Mereka ngobrol dua tahun tapi ngobrolnya pake google translate. ga tau sebanyak apa info yang mereka dapatkan di antara mereka. Apakah si cewe tahu kalo cowo ini pemabuk?

Usia 18

 

Dulu waktu usia 18 ngapain sih?
a. Nerusin kuliah
b. kebelet pengen nikah
c. kerja
d. nganggur di rumah
Usia segini saya baru lulus SMA dan masuk Politeknik ITB untuk nerusin pendidikan.
Apakah terpikir buat menikah saat itu? Ga kepikiran sama sekali. Emang sih waktu itu ga ada calon. Kalaupun ada calon, ortu saya pasti ga kasih izin.
Waktu itu saya ga lulus UMPTN. Saya udah ga tahu mau ngapain. Mamah saya udah nawarin untuk kuliah di universitas swasta. Tapi saya ga mau kuliah di swasta karena biaya mahal. ga mau terlalu merepotkan ortu. Akhirnya ada kabar tentang pendaftaran ujian masuk Poltek ITB (sekarang Polban). Saya pun mendaftar dan alhamdulillah lulus ujiannya.
Untungnya zaman itu internet belum merebak. Jadinya belum ada kesempatan untuk berkenalan dengan cogan-cogan di luar sana yang bikin klepek-klepek.
OK kembali ke usia 18.
Apakah usia 18 cukup umur untuk menikah?
Untuk menikah resmi di Indonesia minimal usia 19 tahun, di Turki pun sama.
Kenapa terburu-buru untuk menikah di usia 18 tahun? Apakah sudah siap lahir batin? Menikah itu sebisanya sekali untuk selamanya.
Apakah tidak mau melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi?
Apakah tidak mau merasakan dapat gaji dan belanja dengan gaji itu?
Apakah tidak mau merasakan travel dengan teman-teman?
Apakah apakah dan masih banyak pertanyaan apakah lainnya untuk anak usia 18 yang sudah kebelet pengen nikah.
Dan yang bikin khawatir karena ini kebelet nikah dengan cowo OT. Berarti kan nantinya si cewe akan diboyong ke turki. Kalau nikah dengan sesama orang Indonesia yang tinggalnya di Indonesia. Kalau misal pernikahannya zonk, ya tinggal balik ke rumah ortu dekat masih di kawasan nusantara. Tapi ini di Turki gitu lo. Kalau nikah dengan si cowo ot itu ternyata zonk, kamu mau ke mana? mau minta tolong (ngerepotin) sesama wni dan KBRI/KJRI? mau gimana nantinya? palingan gelin-gelin pada ogah nolongin kamu nantinya, karena kamu sakarep sorangan wae alias kamu ga bisa dikasih tahu.
Kenapa sih mikirnya yang buruk-buruk begini. Yah kita harus memikirkan sesuatu terburuk yang akan terjadi. Agar kita berpikir ribuan kali sebelum memutuskan.
Bisa saja dia beruntung dapat suami dan keluarga yang baik. Tapi kalau tidak beruntung? Inilah yang harus diantisipasi.
Banyak sekali yang harus diwaspadai. Salah satunya human traficking. Iya, ini masalah serius. Sudah banyak kasusnya. Janji mau dinikahi, ternyata DIJUAL.
Semoga adek yang usia 18 ini dapat berpikir jernih dan TIDAK BUCIN. Dan mau mendengar/membaca semua saran/komentar yang ditulis oleh para gelin. Saran-saran itu ditulis karena semuanya care sama kamu. Saya jadi kepo sama si cowonya.
Sekarang waktunya gelar tikar dan makan cekirdek (kuaci) buat nyimak perkembangannya 😃

Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...