Pelukan dari Rusia

Hari ini kedatangan dua cewe Rusia (adik kakak). si adik yang badannya lebih gede dari kakaknya mencoba banyak baju. si kakak selain nyobain baju juga mencoba pasmina sebagai syal.

Si adik nyoba baju ga di fitting room, eh di situ aja buka baju atasan, tinggal bra aja. di suruh ke fitting room ga mau. aduh saya jadi malu sendiri.

Akhirnya si adik membeli 3 baju. sambil si kakak masih mencoba, saya tawari teh turki. minum teh sambil ngobrol sama si adik. dia ngmongnya sambil diperagain, jadi saya ngerti. kenalan nama masing-masing. saya kalo ada yang ga ngerti apa yang sedang dia omongongin, saya bilang aja dan minta dijelaskan. meskipun bahasa Rusia saya cuman minimalis tapi alhamdulillah bisa nyambung ngomong sama mereka.

"Turki?" tanya si adik
"Indonesia," jawab saya.
"Suami saya orang turki," tambah saya.
"toko punya suami?" tanya si adik kembali.
"ya," jawab saya
"wowww superrr," ungkapnya.

Ketika tawar menawar terjadi kealotan, masalahnya limit kartu kredit si adik tinggal sedikit. setelah saya itung-itung, ya udah saya kasih sesuai limit kartu kreditnya.
Dia pun ga henti bilang terima kasih dan memeluk saya.

si kakak ga jadi beli baju tapi borong 4 pasmina. sepertinya pasmina ini untuk syal musim dinginnya bukan sebagai hijab karena mereka non muslim yang mana terlihat dari liontin salibnya.

sudah beres bayar-bayar, mereka meninggalkan toko, dadah dadah dan sun jauh :D

sebelum keluar toko, si adik ngomong panjang lebar sepertinya mendoakan toko saya agar mendapat banyak konsumen, gitu mungkin heheh

Comments

Popular posts from this blog

Tips Backpacker Aman di Turki untuk Para Cewek

Menikah di Turki

Kejutan Malam