Alanya Kembali Berduka

Kemarin pulang dari toko kejebak macet di Çevre Yolu (ring road). Dalam hati, "kok ga biasanya ada macet di sini." Busnya jalan merayap pelan-pelan. Ketika sampe di tengah, kok jalan ditutup setengahnya dan di depan salah satu rumah ada tenda (tempat melayat orang meninggal)*, juga rumahnya dipasangi bendera Turki ukuran besar. Ada apa gerangan?

"Ada yang syahid," ucap salah seorang dalam bus yang sedang bicara dengan penumpang lain.

Ohhh... ternyata kota ini kembali berduka. Alanya kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Seorang polisi yang bertugas di Nusaybin - Mardin (daerah timur Turki), gugur syahid dalam tugasnya.

Hampir tengah malam (sekitar jam 11-an) terdengar suara klakson mobil dan motor dari jalan di bawah sana (Çevre yolu). Rumah saya di bukit, suara-suara dari bawah bukit dapat terdengar. Suami membangunkan saya untuk melihat rombongan konvoy di jalan tersebut. Konvoy yang menjemput jenazah syuhada dari airport Gazipaşa. Saya melihat dari jendela kamar, konvoynya sangat panjang. Terlihat betapa saling memiliki antar sesama warga, meskipun tidak semuanya saling mengenal.

Pagi ini Alanya memerah, tapi bukan berarti malu. Bendera Turki yang berwarna merah berkibar di mana-mana. Untuk menghormati syuhadanya.


Hari ini pukul 10 pagi, jenazah telah dikebumikan. Suami pun ikut bersama ribuan warga lainnya mengantarkan syuhada ke tempat peristirahatan terakhirnya.

ŞEHİTLER ÖLMEZ VATAN BÖLÜNMEZ


------
*pemkot yang menyediakan tendanya

Comments

Popular posts from this blog

Tips Backpacker Aman di Turki untuk Para Cewek

Menikah di Turki

Kejutan Malam