Iklan Rokok

Saya baru ngeh, bahwa di sini tidak pernah lihat iklan rokok di TV maupun di billboard di jalanan.

Sejak tahun 2005 saya tinggal di sini, belum pernah lihat iklan rokok. Di TV tidak pernah ada iklan rokok. Ada juga iklan layanan masyarakat yang menampilkan bahaya atau akibat yang disebabkan oleh rokok. Paket rokok juga semuanya bergambar mengerikan yang diakibatkan oleh rokok.

Jika melihat billboard di jalanan pun tidak pernah ada satu pun iklan rokok. Harga rokok terbilang mahal jika dibandingkan dengan di Indonesia. Tapi masih termasuk murah jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa.

Pernah suatu hari ada turis membeli rokok di supermarket. Di setiap supermarket, tempat rokok berada di kasir. Jadi hanya dengan pelayanan kasir saja rokok-rokok itu dapat diambil. Si turis bermaksud membeli 10 slop rokok. 1 slop = 10 paket rokok, hal ini membuat kasir salah paham. Disangkanya turis tersebut meminta 10 paket. Maka kasir pun hanya memberinya 1 slop. Turis geleng-geleng sambil  bilang "No". Kasir juga menerangkan bahwa yang diberikannya sudah 10 paket.

Saya yang mengantri di belakang si turis mencoba membantu mereka berdua. Saya tanyakan kepada si turis tentang berapa paket yang diinginkan. Turis bilang "This ten" sambil menunjukan 1 slop rokok. Lalu saya pun memastikan kembali jumlah dengan pertanyaan seperti ini "This one two three .....ten?" sambil menunjuk slop rokok yang ada. "Yes," jawab si turis. Ohhh mengerti, si turis ini menginginkan 10 slop bukan 10 paket :D Saya pun segera menjelaskan pada kasir bahwa turis ini menginginkan 10 slop. Kasir pun meminta bantuan petugas untuk mengambilkan 10 slop rokok di tempat stok barang karena yang ada di tempat kasir tidaklah sebanyak itu.

Wahhhh mau pesta rokok kah si turis ini? Atau rokok ini mau dijadikan oleh-oleh? Entahlah, yang pasti rokok itu cukup untuk merusak paru-paru si perokok dan orang-orang yang ada di sekitarnya :(



Comments

  1. Andai saja di Indonesia gafa yg jual roko..mungkin negara ini bebas dari adap rokok.
    Salam kenal mak...
    Liswanti627.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mak @Liswanti sudah mampir. Salam kenal :)

      Delete
  2. di Indonesia dimana2 ya mbak hehehe...miris juga :(
    salam kenal mak^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mak miris banget. ga ada iklan aja udah merajalela para perokok. apalagi ada iklannya yang bagus-bagus :(
      terima kasih mak sudah mampir di mari. salam kenal :)

      Delete
  3. andai ya rokok di batasi di negara ini, mungkin akan lebih baik :(
    salam kenal :) http://www.kulinerwisata.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Andai saja mak. terima kasih sudah mampir. salam kenal :)

      Delete
  4. Turki.... negara impianku... slm knl mak.. :)
    http://www.intimespare.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sudah mampir mak @nani, salam kenal :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tips Backpacker Aman di Turki untuk Para Cewek

Bundel Revisi yang Raib

Menikah di Turki