Kekuatan Doa

Menjelang hari raya (lupa Idul Fitri atau Idul Adha), datang seorang ibu yang hendak membeli baju untuk hadiah. Namun ibu tersebut tidak tahu pasti ukuran orang yang akan dihadiahinya. Suami saya menyarankan agar orang yang akan dihadiahinya itu datang ke toko untuk mencobanya langsung, itu pun kalau memang orangnya ada di daerah sekitar toko. Ternyata memang dekat dan si ibu langsung menelponnya.

Tak lama kemudian --sebut saja Reyhan-- datang ke toko. Reyhan memanggil ibu tersebut "anne" --dalam bahasa Turki berarti ibu (kandung)--. Kami pikir mereka ibu dan anak kandung. Tapi sikap Reyhan terlihat agak canggung.

Untuk membuka percakapan, suami saya bertanya apakah Reyhan anaknya. Ternyata ia adalah menantunya, tepatnya mantan menantu. Kenapa mantan? Karena anak si ibu alias suaminya Reyhan telah meninggal. Saya terharu melihat hubungan mereka. Meskipun anaknya telah meninggal, tapi si ibu masih memperhatikan menantunya tersebut.

Hari berlalu, Reyhan menjadi pelanggan kami. Suatu hari Reyhan bercerita pada suami saya tentang kematian suaminya. Semuanya bermula ketika batinnya tersakiti. Suaminya berselingkuh dan menikah lagi dengan istri adiknya Reyhan.

Atas perlakuan suaminya tersebut, Reyhan berdoa kepada Allah bahwa ia tidak rido dengan tindakan suaminya tersebut. Dan ia meminta pada Allah agar pernikahannya itu tidak akan lebih dari 5 bulan.

Kita tahu bahwa doa orang yang teraniaya pasti dikabulkan Allah, seperti yang disabdakan oleh Rasulullah berikut: “Tiga orang yang doanya pasti dikabulkan adalah doa orang yang teraniaya, doa orang dalam perjalanan dan doa orangtua untuk anaknya.” (HR. Bukhari, Abu Dawud, dan Tirmidzi)

Belum berlalu 5 bulan, Reyhan sudah mantap untuk menggugat cerai suaminya. Sebelum gugatan cerai diajukan, datang kabar bahwa suaminya meninggal dalam kecelakaan lalu lintas. Saat kecelakaan itu, suaminya bersama istri barunya yang mana si istri hanya mengalami luka-luka. Karena si suami meninggal maka si istri baru ingin kembali pada suami pertamanya alias adiknya Reyhan (yang mana mereka belum bercerai). Namun sudah pasti tidak diterima keinginan kembalinya itu.

Terakhir datang ke toko, Reyhan telah bertunangan dengan kekasih barunya. Semoga Reyhan mendapatkan kebahagiaan. Aamiin




Comments

Popular posts from this blog

Tips Backpacker Aman di Turki untuk Para Cewek

Bundel Revisi yang Raib

Menikah di Turki