nerelisin? (asalnya darimana?)

suatu petang di hari minggu
inanmadim (i dont belive)

karena di toko sedang ada pembeli dan emine yang sudah tidak bisa diam, saya bawa saja emine keluar. kebetulan ada ibu2 lewat sambil mendorong troli bayi. emine suka liat bayi didorong di dalam troli seperti itu, langsung saja emine teriak2 "baby...baby...." saya pun langsung membawa emine menghampiri ibu2 tersebut. ibu2 itu pun berhenti di depan kami dan kami pun mengobrol sebentar. dan muncullah pertanyaan dari ibu tsb "nerelisin?" (asalnya dari mana?) "buraliyim" (asal daerah sini) jawab saya. karena ibu itu heran melihat wajah saya yang mana bukan wajah turki, dia pun berkata "inanmadim" (saya tidak percaya). dengan senyum saya pun bilang "ben endonezyaliyim" (saya berasal dari indonesia)...."ahh sudah saya duga pasti bukan orang sini" ungkapnya

another sunday
kazak na benzer

pembeli datang (2 orang laki2 dan seorang wanita), mereka mebeli celana panjang laki2, celana itu perlu dipotong karena kepanjangan lalu suamiku pun pergi ke tukang jahit untuk memotongnya. saya dan emine diam di toko, wanita itu diam di toko bersama saya sedangkan yang laki2 pergi keluar. wanita itu duduk di depan saya sambil kadang2 melihat ke arah saya dengan pandangan heran penuh pertanyaan. akhirnya dia pun bertanya: "kazak na benzer, nerelisin?" saya pun menjawab "endonezyali"
"oh pantesan, dari tadi saya merasa heran....saya ingin bertanya dari tadi tapi ragu2" katanya


and another sunday

datang 2 orang wanita ke toko kami. yang seorang melihat2 pakaian karena dia sedang mencari rok. sedangkan yang seorang lagi meperhatikan saya dengan penuh pertanyaan. karena yang sedang mencari rok tidak mendapat yang dia cari di toko kami lalu mereka pun bergegas untuk meninggalkan toko kami. seperti kebiasaan di turki setiap orang yang pergi dari toko selalu berpamitan dan berkata yang baik2 seperti mendoakan yang punya toko seperti kata "hayirli isler" atau "kolay gelsin". sebelum meninggalkan toko, wanita yang memperhatikan saya tadi lalu bertanya pada suami. "o yabanci mi?" (dia orang asing ya?) "ya istri saya orang indonesia" jawab suami "ahhh pantas saja....kamu yang buat dia berjilbab?" tanya wanita itu "oh tidak, dia memang sudah berjilbab sebelum menikah" jawab suami "ne guzel....yabanci, kapali" (bagusnya...orang asing berjilbab) ungkapnya.
lalu terjadi percakapan singkat antara suami dan wanita itu, ternyata wanita itu tahu kalo dulunya toko kami adalah bakkal alias grocery store, mungkin pelanggan lama...bla bla bla...akhirnya gorusuruz...(sampe jumpa lagi)

in the same another sunday
sedang nunggu bis untuk pulang

kita memilih duduk di samping seorang ibu2. saya duduk di tengah tepat di samping ibu2 dan suami disamping saya. saya ngobrol2 dengan suami dengan bahasa turki campur inggris, sedangkan suami full turkish. si ibu2 itu heran mendengar bahasa yang saya pakai. lalu dia pun bertanya pada suami "kamu bicara bahasa turki, tapi dia bahsanya beda, nerelsiniz?"
"ini istri saya dari indonesia, kalo saya orang sini asli" ohh si ibu manggut2 dan bertanya lagi, lalu terjalinlah percakapan sambil menunggu bis

Comments

Popular posts from this blog

Tips Backpacker Aman di Turki untuk Para Cewek

Bundel Revisi yang Raib

Menikah di Turki