Showing posts with label lomba membaca. Show all posts
Showing posts with label lomba membaca. Show all posts

Juara 1 lagi


Kamis (28 Mei 2015), di sekolahnya Emine diselenggarakan lomba membaca antar wali untuk kedua kalinya. Seperti biasa format lombanya menjawab pilihan ganda 20 soal. Bahan yang dilombakan adalah membaca buku "Lütfen Benim için" -buku psikologi tentang bagaimana membesarkan anak yang baik dan benar. Buku ini sudah dibagikan sejak sebulan sebelumnya. Jadi para peserta punya waktu untuk membacanya. Rencananya lomba ini akan dilaksanakan tgl 15 Mei, namun dimundurkan menjadi 28 Mei.

2 minggu setelah buku ini dibagikan, saya baru beres halaman 31 saja (semuanya 160 hal). Malas sekali membaca buku ini. Meskipun buku ini menuliskan hal-hal keseharian dalam mengurus anak, tapi karena ini ditinjau dari segi psikologi maka saya merasa buku ini "berat". Semakin dibaca, saya semakin ngantuk dibuatnya. Tanggal 14 mei, buku ini telah beres saya baca, namun hanya sedikit yang saya ingat dari semua yang saya baca. Tidak lebih dari 10% yang saya ingat, dan bisa dibilang BLANK.

Meskipun BLANK tidak membuat saya ingin membacanya lagi dan untungnya tanggal lomba dimundurkan. Saya pun semakin santai dan tidak menyentuh buku itu lagi karena saya udah nyerah untuk tidak mengikuti lomba tersebut. Tanggal pasti lomba diumumkan kembali dengan datangnya selebaran yang dibawa oleh Emine. Suami pun mengingatkan tentang lomba ini. Duhhh saya semakin malas saja.

Hari H itu datang, lomba akan dimulai pukul 15. Sejak pagi, saya membaca buku itu kembali dari awal. Menjelang jam 14, saya sudah sampai di bab 9 (terakhir). Saya tutup buku dan bersiap untuk pergi ke sekolah. Sampai di sekolah tidak bisa baca buku dengan tenang karena banyak ibu-ibu yang ngajak ngobrol.

Wakil kepala sekolah juga ikut nimbrung dan memberitahukan bahwa soal lomba kali ini dibedakan menurut tingkat kelulusan. Saya yang lulusan D3 disatukan dengan lulusan Universitas, katanya grup ini ada 8 orang termasuk Kepala Sekolah juga ikutan karena anak beliau sekolah di sini jadi beliau termasuk wali juga :D

Karena udara di luar dingin, kami pun dipersilakan masuk ke kelas. Bebas masuk kelas mana saja yang disediakan. Sampai di kelas, saya langsung baca-baca sedikit lagi bab 9. Soal sudah dibagikan untuk grup SD-SMA. Soal saya belum datang jadi masih ada waktu untuk baca buku sampe beres.

Soal untuk saya pun datang dan saya mulai bingung karena pertanyaannya menjebak semua. Sangat dituntut ketelitian yang super duper pokoknya. saya ga tahu kapan waktu akan habis, orang-orang di kelas udah pada keluar. Saya masih mendekam karena mentok di beberapa soal. Saya merasa beruntung juga karena mengulang untuk baca buku lagi karena yang barusan dibaca hadir semua dalam soal tapi soalnya bikin bingung. Dan... Bismillah saja, saya pun mengumpulkan jawaban saya.

Semua peserta tidak boleh pulang dulu tapi dilanjutkan menikmati hidangan teh dan kue kering. Saya ga tahu kalau kepala sekolah akan langsung mengumumkan pemenangnya hari itu juga. Ketika sepupu suami yang juga ikutan lomba mengajak pulang, saya pun pulang.

Semalam, ada acara bazar di sekolah Emine. Tidak hanya bazar, tapi ada acara kelulusan anak kelas 8 (yang akan masuk SMA) dan juga pembagian hadiah lomba. Saya pun naik ke panggung untuk menerima hadiah lomba sebagai juara pertama :) Alhamdulillah

Hadiahnya plakat dan buku "Efendimiz'in Nurlu Hayatı"


[Part 4] The Winner is...



Setelah persiapan sebulan lamanya, membaca buku "Milli Mucadele de Kınalı Eller" karya Osman Alagöz, sebagai bahan Lomba Membaca Antar Wali Murid di sekolah anak --Sabtu 21 maret 2015. Akhirnya semalam saya naik ke pentas di Alanya Kultur Merkezi (AKM) untuk menerima penghargaan sebagai Juara PERTAMA :) Alhamdulillah

Setelah salat Maghrib, saya dan Emine segera menuju masjid dekat rumah untuk menunggu mobil jemputan. Di sana sudah berkumpul beberapa ibu-ibu dan anak-anak yang sama-sama akan pergi ke AKM guna menonton pentas teater tentang Perang Çanakkale dan mengetahui siapa pemenang lomba membaca antar wali murid. Mobil jemputan disediakan oleh pihak sekolah untuk membawa kami ke AKM. Beberapa menit menunggu, mobil jemputan datang. Namun mobil jemputan tersebut sudah sangat penuh sesak, kami yang menunggu di sini tidak dapat terangkut. Sopirnya menelpon sopir jemputan yang lain untuk datang ke lokasi. Mobil tersebut pun datang dan kami semua akhirnya dapat meluncur ke AKM.

Sesampainya di AKM, segera menuju Ruangan B di mana acara akan berlangsung. Rupanya ruangan sudah full. Banyak yang tidak kebagian kursi termasuk saya dan anak. Kursi cadangan dikeluarkan, saya mengambil salah satunya dan duduk di koridor dekat pentas. Sebelum acara dimulai, suami menelpon menanyakan sampai jam berapa acara akan berlangsung. Saya meminta Emine untuk menanyakannya pada guru bahasa Inggris yang bertugas menerima tamu. Katanya acaranya akan berlangsung sekitar 2,5 jam. Tak lama kemudian, suami sudah sampai di ruangan. Rupanya ia berlari dari toko yang berjarak kurang lebih 1 km dari AKM.

Acara dimulai dengan wejangan dari Kepala Sekolah dan dilanjutkan pembagian hadiah untuk pemenang 1-3 lomba membaca antar wali murid. dalam wejangannya disebutkan bahwa lomba membaca antar wali murid tersebut diikuti oleh 96 wali murid. Pemenang lomba pun diumumkan. Dimulai dari pemenang ketiga terdiri dari satu orang yaitu salah satu wali murid di kelas Emine. Namun sayang, katanya sedang sakit. Jadinya pengambilan hadiah diwakilkan oleh Aile Birliği Başkanı (Ketua Kekeluargaan Wali Murid). Dilanjutkan dengan pengumuman pemenang kedua yang terdiri dari 7 orang, semua pemenang kedua maju ke atas pentas diiringi tepuk tangan para hadirin. Terakhir adalah pengumuman pemenang pertama yang terdiri dari dua orang. Yang pertama dipanggil adalah nama saya dan yang kedua adalah nama seorang bapak yang sama-sama wali murid di kelas Emine. Kami pun naik ke atas pentas diiringi tepuk tangan para hadirin.

Plakat, piagam serta hadiah berupa buku untuk pemenang pertama disampaikan oleh ibu Birsel Biçer (Dermawan yang menyumbangkan dana untuk pembangunan sekolah tempat anak saya menimba ilmu. Juga beliau menyumbangkan dana tersebut tidak hanya atas nama sendiri tapi juga atas nama almarhum bapak Şahin Birsel --kakak laki-lakinya--. Oleh karena itu sekolah ini diberi nama Sekolah Dasar Dr. Şahin-Birsel Biçer)

Setelah selesai acara pembagian hadiah bagi para pemenang, dilanjutkan dengan pertunjukan teater dari para siswa tentang Perang Çanakkale. Pertunjukan teater berjalan lancar dan mendapat sambutan meriah dari para hadirin.

Dengan berakhirnya teater maka berakhir pula seluruh rangkaian acara malam itu. Kami pun pulang ke rumah kembali diantar oleh mobil jemputan yang sama.


[Part 3] Hari "H" Lomba Membaca

Hari ini 21 Maret 2015 pukul 11 siang, dilaksanakan lomba membaca antar wali murid di sekolah Emine.

Sebulan sudah saya membaca buku "Milli Mücadele de Kınalı Eller" karya Osman Alagöz. Saya baca buku itu dan setiap bab saya buat rangkumannya dengan format 5W1H. H-2 buku itu selesai dibaca keseluruhannya. Kemudian hingga hari H saya ulangi membaca rangkuman yang saya buat.

Sabtu pagi jam 10, saya dan Emine pergi ke sekolah naik bus yang lewat depan rumah sekitar pukul 10.15. Sesampainya di sekolah, ngobrol-ngobrol bentar dengan wali murid sekelas Emine lalu masuk ke kelas yang telah ditentukan.

Peserta dibagi menjadi 5 kelas. Kami harus mencari sendiri di kelas mana akan berlomba. Di depan setiap kelas yang dipakai untuk lomba ini, ditempelkan daftar peserta yang akan berlomba di kelas tersebut.

Kelasnya Emine termasuk kelas yang dipakai untuk lomba ini, dan nama saya tercantum di daftar yang ditempelkan di depan kelas Emine. Saya masuk ke dalam kelas dan langsung duduk di bangku paling depan dekat pintu masuk.

Guru pengawas masuk kelas dengan membawa daftar peserta, lalu mendatangi peserta satu persatu. Beliau menanyakan nama dan mencontreng nama dalam daftar tersebut.

Setelah semua peserta hadir dan saya rasa semua bangku sudah terisi (satu bangku satu orang, yang biasanya dipakai oleh dua orang murid), dan soal pun sudah datang dan dibagikan maka lomba pun dimulai. Terdiri dari 20 soal pilihan berganda yang berkaitan dengan buku yang telah kami baca. Kami diberi waktu 40 menit untuk menjawab 20 soal tersebut, yang berarti 1 soal 2 menit.

Sebelum waktu habis, satu per satu dari peserta yang ada di dalam kelas mengumpulkan lembaran yang telah dijawabnya dan keluar kelas. Saya masih berusaha menjawab soal-soal tersebut yang ternyata banyak soal bikin bingung. Setelah saya jawab semua, saya pun menyerahkannya pada guru pengawas dan menandatangani daftar hadir. Turun ke lantai satu ternyata di sana disediakan teh dan kue kering untuk para peserta. Sambil menunggu jawaban diperiksa oleh panitia, kami menikmati sajian tersebut.

Tak lama kemudian datang panitia dan kami pun membahas jawabannya. Ternyata saya terdapat 3 jawaban yang salah. Seharusnya hanya salah 2. Sebelum diserahkan lembarannya, saya ganti salah satu nomor dari D menjadi C, ternyata C yang benar. Jadinya 3 jawaban yang salah. huhhh seballl

Bagi peserta yang terdapat salah 1 hingga salah 3 diuji lagi dengan diberi 10 soal pilihan berganda. Hasil dari 10 soal ini akan menentukan juaranya. Yang mana akan diambil 10 orang. Dan hasilnya ini akan langsung diumumkan pada hari Senin 23 Maret 2015 di Alanya Kültür Merkezi.

Setelah selesai menjawab 10 soal tersebut, saya pun pulang yang sebelumnya mengambil sertifikat keikutsertaan lomba ini di Wakil Kepala Sekolah.

Hati saya jadi dag dig dug tak karuan karena 10 soal yang benar-benar penuh jebakan.....






[Part 2] Buku Bacaan untuk Lomba Membaca


Dua hari yang lalu saya mendaftar untuk lomba membaca di sekolahnya Emine. Hari ini saat istirahat siang, Emine pulang ke rumah membawa buku "Milli Mücadele'de Kınalı Eller". Buku yang terdiri dari 143 halaman ini harus saya baca dan hafalkan sebagai bahan untuk lomba tanggal 21 Maret nanti.

Buku ini bercerita tentang jaman perjuangan di masa lalu. Perempuan-perempuan yang baru menikah pun ikut berjuang. Tangan mereka masih dihiasi hena (bahasa Turki "kına").

Baru sampai halaman 55 saya baca bukunya. Besok dilanjutkan lagi :)



[Part 1] Daftar Lomba Membaca

Di sekolahnya Emine diselenggarakan lomba membaca untuk para wali murid. Hari ini 17 Februari 2015 adalah hari pertama pendaftaran (batas pendaftaran 3 Maret 2015). Tadinya saya malas untuk ikutan lomba ini tapi Emine keukeuh kalo saya harus ikutan. Dan wali kelasnya juga menganjurkan saya untuk ikut, anjurannya disampaikan ke Emine. Suami juga mendorong saya untuk ikut, untuk menjajal kemampuan bahasa Turki saya.

Tadi sehabis istirahat siang, saya pun ke sekolah untuk daftar. Saya bingung daftarnya ke mana. Wali kelasnya Emine juga ga ketemu. Di flyer lomba yang Emine bawa, di sana tertulis 3 nama guru untuk mendaftar. Saya hanya kenal 1 nama dari 3 nama tersebut, tapi saya pun tidak melihatnya di ruang guru.

Saya coba naik ke lantai atas, ketika di tangga bertemu dengan wali kelasnya Emine. Beliau pun menunjukkan tempat pendaftaran. Katanya bertempat di ruangan yang paling ujung, yang ternyata adalah ruangan wakil kepala sekolah yang namanya terdapat di flyer itu.

Sebelum masuk ruangannya, ada seorang guru yang mau masuk ke ruangan itu. Saya bertanya dulu pada guru tersebut tentang pendaftaran lomba. Guru itu pun mengisyaratkan untuk masuk ke ruangan wakil kepala sekolah.

Saya masuk ke ruangannya dan bertanya lagi pada yang bersangkutan untuk memastikan. Beliau mengiyakan. Saya pun duduk di hadapannya dan beliau menuliskan nama serta nomor telepon saya. Untuk kepentingan lomba ini, wali diharuskan membeli satu buku sebagai bahan untuk lomba. Nah pihak sekolah yang akan mengkoordinir pembelian bukunya agar murah. Setelah terkumpul banyak pendaftar dan bukunya sudah ada maka beliau akan menghubungi saya.

Nanti para wali harus membaca buku tersebut sampai tamat. harus hapal apa yang tertulis di buku itu. 21 Maret 2015 adalah hari lombanya. Lomba ini berbentuk test tertulis pilihan ganda.

Menurut yang tertulis di flyer, lomba ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak. Sehubungan dengan itu, para wali murid pun dihimbau untuk membiasakan membaca. Jadi mungkin, jangan menyuruh anak-anak saja untuk membaca sedangkan walinya juga tidak pernah membaca :D Maka pihak sekolah tergerak untuk melaksanakan acara seperti ini.

Semoga saja wali murid yang lain pun antusias untuk mengikuti lomba ini :)

Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...