Showing posts with label hamam. Show all posts
Showing posts with label hamam. Show all posts

Plis deh be SMART

 Di zaman internet dan media sosial seperti sekarang ini, jika kita memerlukan informasi apapun, dengan mudahnya dapat kita baca. Berbagai informasi berserakan, kita dapat memilih apa yang diperlukan.

Misalnya saja nih, pertama kali akan pergi ke luar negeri, carilah info-info apa saja yang diperlukan untuk pergi keluar negeri. Sudah banyak blogger-blogger yang menuliskan informasi di berbagai platform. Juga vlogger yang mengunggah vidionya di yutub dan ig. Baca dan tonton informasi tersebut sampe khatam.
Misalnya lagi nih, jika ingin datang ke Turki, carilah info-info tentang itu. KBRI Ankara pun sudah banyak membagikan informasi baik itu di FB, IG, dan chanel yutubnya.
Jika datang ke Turki untuk bekerja, bekerjalah secara legal menggunakan visa kerja. Jika pergi melalui agen, carilah agen yang legal, bukannya agen abal-abal.
Sesampainya di Turki, jangan biarkan pemberi kerja (bos) memegang paspormu. Paspormu adalah nyawamu. Paspormu harus dipegang sendiri. JANGAN berikan pada siapapun.
Sekarang ini tidak ada alasan, “Baru pertama kali ke luar negeri, jadi ga tau apa-apa”. Tidak ada alasan untuk menjadi bodoh. Kok begitu?
Karena sekarang ini, hampir semua orang sudah punya smartphone plus internet. Apalagi orang-orang yang pergi ke luar negeri pastinya punya smartphone dong. Jangan cuma dipake buat selfie-selfie doang itu smartphone. Gunakan smartphone dan internet dengan bijak agar kamu menjadi SMART.

Hamam 5 TL

Akhir Desember 2013, sahabatku yang bernama Imas berkunjung ke sini. Katanya mumpung lagi di sini, ingin mencoba ke hamam (Turkish bath). Saya ga tahu berapa bayarnya jika mandi di hamam, jadi ga bisa rekomendasiin hamam mana yang terbilang murah. Tapi saya ingat kalau salah satu sahabat suami punya usaha hamam, jadi saya bilang aja ke Imas untuk pergi ke hamam tersebut.

Ketika kami sedang di toko, sahabat suami yang punya hamam itu datang ke toko. Jadi kami pun membicarakan rencana Imas untuk pergi ke hamamnya. Tapi sayang sekali, setiap musim dingin hamamnya tutup dan saat itu pun sedang dilakukan renovasi.

Suami saya menyarankan untuk pergi ke hamam yang lain saja. Salah satu pelanggan toko kami ada yang bekerja di hamam wanita jadi suami menyarankan untuk ke hamam yang itu saja. Namun suami juga ga tahu berapa harganya di hamam tersebut.

Lalu terjadilah pembicaraan di antara kami yang membahas tentang harga hamam. Ternyata mahal juga biaya untuk mandi di hamam, kata sahabat suami sih mulai dari 30 TL ...weeewww

"Mahal bangettttt!!!" seru kami (saya dan Imas)
"Memangnya kamu pikir berapa bayar ke hamam?" tanya sahabat suami.
"5 TL" jawab kami.
"Hah... Kalo 5 TL sih cuman masuk buat lihat-lihat aja kayak di museum :P" jawabnya dengan penuh canda.

Ternyata memang benar saudara-saudara sekalian, saya pernah lihat spanduk di pintu masuk hamam yang menuliskan seperti ini: "Turkish Hamam 10 €".

Sekarang 1 Euro = 2,8 TL. Kemungkinan spanduk tersebut dibuat pada saat beberapa bulan lalu yang mana 1 Euro = 3 TL.



Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...