Showing posts with label travel. Show all posts
Showing posts with label travel. Show all posts

Kota yang Kehilangan Pesona


Kota ini terkenal sangat panas saat musim panas. Suhunya bisa mencapai lebih dari 50 deg. Suhu terpanas yang pernah saya rasakan adalah 55 deg, yang mana waktu itu bertepatan dengan bulan Ramadan.
Panasnya kota ini menjadi daya tarik tersendiri bagi turis Eropa. Seakan mengundang untuk selalu berjemur di pantainya.
Musim dingin di kota ini termasuk cetek bagi orang Turki dan turis Eropa yang berasal dari negara dingin.
Senyuman matahari yang hangat senantiasa hadir sepanjang tahun. Namun, meskipun cuaca dinginnya "cetek", matahari kadang menyerah pada sang hujan. Ketika hujan datang menyergap, rasanya kota ini kehilangan pesonanya, kehilangan wibawanya. Padahal jika kita berada di bukit yang berada di utara kota dan melihat panorama kota dan lautnya, kota ini tak pernah luntur pesonanya walaupun hujan tak henti mengguyurnya.
Terkadang matahari rela berbasah untuk melawan sang hujan. Seakan mereka berebut kuasa. Tergores lengkungan warna warni pelangi yang datang menetralkan suasana...bahkan menjadikannya indah.

[PGA] Evliya Çelebi dan Travelogue dari Masa Lalu

Jika saja pada masa lalu sudah dikenal blog dan penulisan travel blog, mungkin beliau adalah penulis travel blog yang rajin update blognya. Beliau ini melakukan perjalanan dan mencatat semua perjalanannya. siapakah beliau?

Ya, kali ini akan diulas tentang penulis travelogue pada masa Ottoman. Travelogue-nya sebanyak 10 jilid masih bisa dibaca hingga saat ini, yang berjudul “Evliya Çelebi’nin Seyahatnamesi”. (Seyahatname = travelogue)

Evliya Çelebi adalah seorang Turki yang berasal dari Istanbul. Keluarganya memiliki hubungan dekat dengan jajaran pengadilan Ottoman. Saat beliau tumbuh, beliau menjelajahi semua aspek metropolis dengan rasa ingin tahu yang tampaknya tak berujung, dan pada saat yang sama beliau bersemangat menyerap cerita tentang penaklukan “far-flung” sultan Süleyman.

Selengkapanya

Legenda Surga Tersembunyi di Turki

Jika Anda mendengar kata (negara) Turki disebutkan, pasti yang terbayang adalah Istanbul. Ya, memang Istanbul adalah kota paling populer. Bahkan banyak yang menyangka bahwa Istanbul adalah ibukota negara ini. Ankara sebagai ibukota negaranya kalah tenar oleh Istanbul.

Padahal masih banyak tempat lain yang tak kalah menarik dari Istanbul. Seperti halnya desa kecil bernama Orhaniye yang merupakan bagian dari distrik Marmaris (bagian dari provinsi Muğla). Di desa ini terdapat pantai yang cantik dan unik. Pantai ini bagaikan surga tersembunyi, karena masih banyak orang yang tidak mengetahui keberadaan pantai ini. Bahkan orang Turki-nya sendiri banyak yang tidak tahu tentang tempat ini. Suami saya pun yang orang Turki tidak mengetahuinya.

Pantai Kızkumu
credit foto: Ayşegül Erzincanoğlu

Sedangkan unikya pantai ini adalah Anda dapat berjalan sampai ke tengah laut tanpa takut tenggelam. Mengapa demikian? Karena di pantai ini terdapat suatu area dangkal memanjang sampai ke tengah laut. Area ini terbentuk dari bentangan pasir berwarna merah, memanjang hingga 600 meter dengan lebar 3 meter.

Menurut salah satu legenda, adalah seorang putri raja dan seorang nelayan yang saling mencintai. Sayang, sang raja tidak menyetujui hubungan mereka. Karena cintanya yang begitu besar, sang putri tetap menemui si nelayan setiap malam secara sembunyi-sembunyi. Seiring waktu, raja pun mengetahui rahasia ini. Suatu malam, raja memerintahkan prajuritnya untuk menjebak dan menangkap si nelayan dengan cara mengikuti putri diam-diam. Prajurit raja memaksa sang putri untuk memberikan isyarat cahayanya pada nelayan, dan saat si nelayan bergerak menuju tempat putri berada, ia sadar bahwa sang putri tidak sendiri. Sang putri pun tidak tinggal diam. Ia melepaskan diri dari prajurit dan berlari untuk menyelamatkan kekasihnya. Setiap sang putri melangkah, air laut di bawahnya berubah menjadi pasir, tetapi saat prajurit berusaha untuk mengejarnya, mereka semua tenggelam. Sang putri pun akhrinya sampai ke perahu dan bersatu dengan kekasihnya. Namun, pada saat yang sama, seorang prajurit berusaha untuk memanah si nelayan, dan menemuka bahwa sang putrilah yang menjadi korban.

Orang-orang di Kızkumu percaya bahwa merah pasir tersebut berasal dari warna darah sang putri. Legenda ini populer di Orhaniye dan diceritakan secara turun menurun.

Semoga suatu saat, Anda pun dapat berwisata ke surga tersembunyi tersebut.

Detil paparan tentang pantai Kızkumu dapat dibaca di buku Best of Turki. Buku panduan wisata Turki karya saya (duet dengan Lia Er.)



Selamat Berwisata
Summer di Alanya
17 Juni 2015

Dian Akbas

Trojan War Terjadi di Turki

Kuda Trojan di kota tua Troia
credit foto: Agus Dwi

Jika Anda ingat legenda Perang Trojan, atau bahkan telahmenyaksikan film yang diangkat berdasarkan kisah ini, yaitu Troy yang dibintangi oleh Brad Pitt (2004), Anda pasti ingat mengenai kuda besar yang terbuat dari kayu.

Legenda ini menceritakan sebuah perang yang telah dipersiapkan selama 10 tahun oleh raja Sparta, dengan taktik memberi hadiah kuda kayu pada kota Troy. Di akhir cerita, taktik ini berhasil dan kota Troy pun dapat dihancurkan. Legenda terkenal ini terjadi di kota tua Troia/Troya Provinsi Çanakkale, Turki.

Saat ini di Çanakkale terdapat dua kuda Trojan. Kuda pertama adalah hasil buatan pemerintah setempat (diletakkan di area kota tua Troia) dan yang satu lagi merupakan hadiah dari Warner Bros, dan ini adalah kuda yang dipakai dalam film Troy (kuda ini diletakkan di pusat kota Çanakkale).

Çanakkale merupakan provinsi kedua di wilayah Marmara yang memiliki keunikan, seperti halnya provinsi Istanbul. Secara geografis wilayahnya terbagi di dua benua, yaitu Asia dan Eropa. Kedua bagian ini dipisahkan oleh Selat Çanakkale/Dardanelles.

Kota tua Troia berada di Çanakkale bagian Asia dan kota ini dapat dikunjungi setiap hari dengan tiket masuk sebesar 20 TL. Di kota tua ini, Anda dapat naik dan masuk ke dalam kuda kayu tersebut. Anda dapat flash back seakan-akan berada di masa perang itu terjadi. Setelah puas flash back, Anda dapat memanfaatkan waktu untuk melihat puing-puing kota trua Troia yang tersebar dalam wilayah sebesar 13.350 hektare.

Detil cerita tentang kota tua Troia dapat dibaca di buku Best of Turki karya saya (duet dengan Lia Er).



Selamat berwisata!
Summer di Alanya
16 Juni 2015

Dian Akbas

Kota Pantai di Turki yang Sepanas Arab Saudi

Turki adalah negara perbatasan Asia dan Eropa. Negara ini bisa termasuk Asia dan Timur Tengah maupun Eropa. Termasuk juga dalam deretan negara empat musim.

Kota pantai yang sepanas Arab Saudi yang dimaksud adalah kota Alanya. Kota kecil di bagian selatan Turki, di pesisir laut Mediterania, Provinsi Antalya. Kota ini ketika musim panas akan sangat panas. Panasnya Jakarta kalah telak dengan panasnya Alanya. Sedangkan jika musim dingin, tidak sedingin kota-kota lain di Turki. Malah cenderung bersuhu tropis.

Panorama Alanya dari Puncak

Kota yang indah ini dikelilingi barisan pegunungan Taurus di utara dan hamparan laut Mediterania di selatan. Dalam satu tahun, matahari hampir tak pernah absen tersenyum pada kota ini. Hal inilah yang melatarbelakangi slogan Günesşin Gülümsediği Yer yang berarti Tempat Matahari Tersenyum.

Ketika musim panas tiba, kota ini akan kebanjiran turis, baik itu turis domestik maupun mancanegara, yang mayoritas berasal dari Eropa. Hal yang wajar jika Alanya selalu dibanjiri turis pada musim semi dan panas. Sinar matahari Alanya hangat dan memesona. Meski begitu, pada musim yang lain, turis pun tetap berdatangan.

Alanya berjarak kurang lebih 836 km dari Istanbul. Dapat ditempuh dengan dua alternatif, yaitu jalur santai dengan bus antarkota yang memakan waktu sekitar 14 jam, dan pesawat domestik menuju Gazipaşa Airport kurang lebih 65 menit.

Panasnya Alanya saat musim panas dapat mencapai lebih dari 50 derajat celsius. Saya pernah merasakan 55 degree. Meskipun panas, kota ini tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi para turis. Pantainya yang berwarna biru tosca menjadi magnet sebagai tempat bercengkrama.

Kota pantai yang indah ini meskipun sepanas Arab Saudi, namun selalu memesona dan selalu menambatkan kerinduan bagi turis-turis sehingga berkeinginan untuk kembali di kemudian hari.

Cerita detil tentang kota pantai ini dapat dibaca di buku Best of Turki karya saya (duet dengan Lia Er)


Selamat berwisata
Musim Panas di Alanya
15 Juni 2015

Dian Akbas

4 Istana di Istanbul yang Terbuka untuk Turis

Credit foto: Istana Topkapı-Dolmabahçe (Lia Er), 
Istana Yıldız (Mehtap Kalem), Istana Beylerbeyi (Camar Wulan)

Berwisata ke Turki, sudah pasti tidak melewatkan kota Istanbul yang merupakan salah satu kota yang berada di dua benua (Asia dan Eropa). Di Istanbul banyak terdapat Istana bersejarah yang sampai sekarang masih terawat dengan baik. Beberapa istana ada yang masih dipergunakan untuk tempat kediaman dan kantor petinggi negara, ada pula yang dijadikan hotel, dan ada pula yang dijadikan museum.

Berikut adalah 4 istana yang terbuka untuk turis:

1. Istana Topkapı (Topkapı Saray)
Istana Topkapu awalnya bernama Yeni Saray (Istana Baru), tapi sejak dibangunnya sebuah gerbang dan paviliun pinggir pantai di kompleks istana tersebur, Yeni Saray lebih dikenal dengan nama Topkapı Saray. Istana Topkapı adalah istana kesultanan Ottoman yang pertama kali dibangun sejak penaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453. Sekarang istana ini dijadikan museum. Bisa dikunjungi setiap hari kecuali hari Selasa. Tiket masuk 30 TL + 15 TL (untuk bagian Harem).

2. Istana Dolmabahçe (Dolmabahçe Sarayı)
Istana Dolmabahçe merupakan istana pertama di Istanbul yang bergaya Eropa. Berfungsi sebgai pusar administrasi pemerintahan kesultanan Ottoman dari tahun 1856-1922. Sejak saat dideklarasikannya Republik Turki, Dolmabahçe dijadikan aset nasional. Beberapa bagian istana ini terbuka untuk turis dan dapat dikunjungi setiap hari kecuali Senin dan Kamis. Tiket masuk untuk mengunjungi bagian Selamlik dan Harem adalah 50 TL.

3. Istana Yıldız (Yıldız Sarayı)
Istana Yıldız adalah istana kesultanan Ottoman yang keempat. Istana pertama adalah Old Palace, kedua adalah Topkapı Palace, ketiga adalah Dolmabahçe Palace, dan keempat adalah Yıldız Palace. Dalam bahasa Turki, yıldız berarti bintang. Sebelum dibangun sebagai istana untuk kedudukan sultan, Yıldız adalah istana peristirahatan musim panas yang terbuat dari kayu alam dan dibangun oleh Sultan Ahmet I. Kemudian, Yıldız dibangun kembali sebagai istana yang lebih besar oleh Sultan Abdulhamit II. Sekarang Istana Yıldız dijadikan museum yang bisa dikunjungi setiap hari (kecuali Senin dan Kamis) dengan tiket masuk 10 TL.

4. Istana Beylerbeyi (Beylerbeyi Sarayı)
Beylerbeyi, yang berarti tuannya para tuan merupakan istana musim panas kesultanan Ottoman yang berada di Uskudar, sisi Asia dari Bosporus. Istana ini dapat dikunjungi setiap hari (kecuali Senin dan Kamis), dengan tiket masuk 20 TL.

Semoga ulasan tentang 4 istana tersebut dapat memberikan masukan bagi Anda para wisatawan Indonesia yang akan berkunjung ke Istanbul-Turki.

Untuk mengetahui secara detil tentang keempat istana tersebut, dapat dibaca buku Best of Turki karya saya (duet dengan Lia Er).



Selamat berwisata!
Summer di Alanya
14 Juni 2015

Dian Akbas


Tips Backpacker Aman di Turki untuk Para Cewek

Akhir-akhir ini Turki menjadi tujuan wisata nomor wahid orang Indonesia. Artinya banyak turis Indonesia berkunjung ke Turki. Baik itu wisata menggunakan travel agent atau pun berwisata ala backpacker. Berwisata menggunakan travel agent tentunya sudah dijamin keamanannya. Sedangkan jika berwisata ala backpacker terutama para cewek, Anda harus bisa menjamin keamanan itu sendiri. Jauh-jauh hari, Anda harus sudah mengumpulkan berbagai informasi mengenai tempat yang akan dikunjungi. Apa saja yang harus dilakukan untuk bisa menjamin keamanan tersebut?

1. Mengenal tempat wisata yang akan dikunjungi
Dengan mengenal tempat wisata yang akan dikunjungi, nantinya di sana Anda tidak akan "melongo". Anda akan lebih percaya diri dalam bergerak. Anda seolah-oleh pernah berkunjung ke sana karena sebelumnya Anda sudah membaca terlebih dahulu tentang tempat tersebut.

2. Kenali bahasa setempat
Turki merupakan negara non English speaking country. Tidak banyak yang mengerti bahasa Inggris. Para pedagang di pusat-pusat wisata ada yang mengerti bahasa Inggris tapi alangkah baiknya jika Anda bisa mengucapkan beberapa kata bahasa Turki. Apalagi jika Anda bisa tawar menawar dalam bahasa Turki,  lebih menguntungkan bukan? Di buku #BestofTurki karya saya (duet dengan Lia Er), terdapat bab khusus tentang bahasa Turki untuk turis. Jika ingin belajar sedikit-sedikit bahasa Turki, Anda bisa membaca buku Best of Turki.


Apa hubungannya bahasa dengan keamanan backpacker? Seperti yang dituliskan di paragraf sebelumnya bahwa tidak banyak yang mengerti bahasa Inggris di Turki, dengan kata lain banyak yang tidak bisa bahasa Inggris. Jika Anda kesasar atau membutuhkan informasi, maka untuk bertanya pada orang lokal, Anda harus bertanya menggunakan bahasa Turki. Biasanya kalau ada cowok-cowok yang berlaga seperti guide lalu menawarkan jasa pada Anda, maka Anda dapat menolaknya dengan menggunakan bahasa Turki. Dengan demikian si guide palsu pun tidak akan merecoki Anda.
"Ben burayı biliyorum. Rehber falan lazım değil" -Saya tahu (mengenal) tempat ini. Saya tidak perlu guide.
3. Bersikap tegas
Apa maksudnya bersikap tegas dikaitkan dengan keamanan backpacker? Di Turki suka ada cowok-cowok muda yang berlaga kayak guide dan mengikuti turis-turis cewe. Jika Anda yang diikutinya, maka Anda harus bersikap tegas pada mereka.
Pengalaman seorang cewe backpacker asal bogor di Istanbul, ada cowo Turki mengikutinya. Si cowo keukeuh pengen mengantar dia. Dan si cewe backpacker ini secara tegas menolak dia "please do respect me" ucapnya. Si cowo keukeuh itu pun ngeloyor menjauh.
4. Mengetahui telepon emergency setempat
Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Anda harus tahu siapa yang harus dihubungi. Yang terpenting Anda harus mencatat nomor telepon polisi setempat. Di Turki, nomor polisi adalah 155.

5. Bertanya pada pusat informasi atau pedagang setempat
Jika Anda merasa kebingungan akan arah jalan untuk menuju tempat wisata, lebih baik Anda bertanya pada pusat informasi (tourist information) atau pada pedagang setempat. Jangan bertanya pada orang yang lalu lalang di jalan, karena kemungkinan mereka sama-sama turis seperti Anda atau mereka adalah cowok guide yang dituliskan di atas. Jika bertanya di pusat informasi, biasanya mereka well trained dan bisa bahasa Inggris. Sedangkan jika bertanya pada pedagang, kemungkinan besar Anda harus bertanya menggunakan bahasa Turki ;)



Sekian tips-tips untuk backpacker aman di Turki untuk para cewek. Semoga Anda aman-aman saja ber-backpack di Turki.

Selamat berwisata
Summer di Alanya
13 Juni 2015

Dian Akbas




Amankah Backpacker Sendiri di Turki?

Apakah aman kalo cewe backpacker sendiri di Turki?

Untuk jalan-jalan di Turki sendirian buat cewe aman-aman saja. Kantongi informasi sebanyak-banyaknya tentang lokasi yang akan dikunjungi agar tidak kesasar. Nanti di Turki, jika merasa bingung akan jalan atau arah, jangan terlihat kikuk. Karena se-aman-amannya suatu tempat, Tapi orang jahat ada di mana-mana. Dan orang yang terlihat kikuk bisa dimanfaatkan. Jika ada yang mengikuti, harus bisa memberikan sikap tegas bahwa kita mengetahui tempat tesebut.

Pengalaman seorang cewe backpacker asal bogor di Istanbul, ada cowo Turki mengikutinya. Si cowo keukeuh pengen mengantar dia. Dan si cewe backpacker ini secara tegas menolak dia "please do respect me" ucapnya. Si cowo keukeuh itu pun ngeloyor menjauh.

Pengalaman salah satu temanku yang berkunjung ke Alanya. Kami berdua ke castle, tapi temanku ini terlalu santai berfoto-foto (sedangkan saya berjalan di depannya). Dan ia didekati oleh seorang laki-laki yang mengaku guide. Rupanya si guide memberikan sedikit informasi pada temanku itu karena temanku terlihat awam dengan tempat yg sedang dikunjungi. Di akhirnya si guide bilang begini: "may I kiss you?" Tentu saja temanku menolaknya...huhhh dasar semprullll

Banyak cowo-cowo muda berkeliaran dengan dalih menjadi guide, siap mengantar turis kemana-mana. Tapi di akhir cerita ia mengincar sesuatu. Akan lebih baik lagi jika bisa mengucapkan beberapa kalimat dalam bahasa setempat. Karena biasanya guide-guide palsu itu akan menjauh dengan sendirinya jika kita bisa berbahasa Turki.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat buat teman-teman yang akan backpacker ke Turki.

Jangan lupa juga, kantongi buku terbaruku ini (buku duet dengan Lia Er)


Di dalamnya sudah tercakup bahasa Turki, agar bisa  cuap-cuap dengan orang lokal ;)



[travel] red tower (kızıl kule) - alanya


 


red tower adalah salah satu bangunan bersejarah turkey yang berada di alanya, dan menjadi symbol dari kota alanya. nama red tower itu sendiri berasal dari batu bata merah yang menjadi bahan bangunannya.

red tower ini dibangun untuk menjadi tempat pertahanan dari alanya shipyard, kemudian jaman pun berubah dan tidak ada peperangan maka sejak tahun 1979 red tower dijadikan museum.......dan di bagian atas tower terdapat suatu tempat yang dapat digunakan untuk pertunjukan musik. yang mana sewaktu saya berkunjung kesana di tempat tersebut sedang dipersiapkan untuk pertunjukan musik klasik.

untuk masuk red tower ini pengunjung diwajibkan untuk membeli tiket masuk, pada tahun 2005 saya berkunjung kesana, harga tiket masih sebesar 2YTL. sekarang sepertinya harga tiket sudah naik. ada kemungkinan harga tiket sekarang sebesar 3YTL atau lebih (kurs dolar sekarang 1,2 YTL).

jika ingin berkunjung ke red tower jangan pada hari senin karena tutup, berkunjunglah antara hari selasa-minggu, pada jam-jam berikut: pagi: 8:00-12:00 dan sore: 1:30-5:30

keterangan lain tentang Red tower dapat dibaca DISINI dan DISINI

[info] Top Ten Holiday Resorts and Destinations in Turkey



Top Ten Holiday Resorts and Destinations in Turkey from toptenturkey.com

1. Bodrum - Halicarnassus


Bodrum

Mausoleum

Mauseleum

Bodrum, is probably the best resort in Turkey. It is a peninsula in the southwest of Turkey and about 25 minutes drive from Bodrum-Milas International Airport. Bodrum peninsula incorporates Bodrum-center and the small villages of Turgutreis, Bitez, Yalikavak, Gümüslük and Gümbet.

The history of Bodrum goes back to the 6th century BC. It used to be known as
Halicarnassus
and was one of the important cities of the Caria region. The father of history, Herodotus was born in Halicarnassus around the 5th C BC. One of the Seven Wonders of the Ancient World, the Mausoleum, tomb of King Mausolus was also built in this city. Today, its foundations are well-preserved. Bodrum's other important historical attraction, St. Peter's Castle was built by the knights of St. John in the 14th C.

Bodrum is famous for its night life and has something to offer everyone from dancing shopping, sunbathing, sailing, sightseeing and feasting.

2. Marmaris


Marmaris is a popular holiday destination for tourists. It is located in the South Western part of Turkey and about 1 hour 20 minutes from Dalaman International Airport.

Marmaris is a well-established and organized resort. It has an excellent yacht marina and the beautiful coastline is surrounded by pine-clad mountains. An Ottoman castle built in the 14th C now overlooks the marina and is the main
historical attraction of the city. The Atatürk National Park is a very popular spot for picnics. Marmaris town, Içmeler and Turunç have beautiful beaches for sunbathers and swimmers.

Marmaris is the place for shoppers. Leather, jewelry and many other souvenir stores are available. Shopkeepers are very welcoming and provide you with apple tea and a friendly atmosphere.

3. Fethiye - Ölüdeniz



Oludeniz_Fethiye
Fethiye is one of the popular resorts in Turkey. It is located in the southwest of Turkey and is about an hour drive from Dalaman International Airport. It is surrounded by high mountains and pine forests.

Fethiye, once known as Telmessos dates back to the 6th C BC. It was one of the major cities of the Lycian region in ancient times. Today there is a very well preserved theater with 10,000 seating capacity. The other main attraction is the tomb of Amyntas, a Lycian noble.

Ölüdeniz is probably the most famous beach in Turkey. The blue lagoon sweeps around on its seaward side into a vast crescent shaped sand and pebble beach, all framed by a spectacular backdrop of pine forests and mountains.

Fethiye and Oludeniz together offer their visitors wonderful scenery and holiday atmosphere.

4. Altinkum - Didim


Altinkum_Didim


Altinkum or Golden Beach in English is a popular resort for beach lovers. It is located on the West coast of Turkey, 1.5 hour drive from Izmir and Bodrum Airports.

Very close to Altinkum, there is the temple of Apollo which is one of the largest temples of Asia Minor built around 8th C. BC. In ancient times, there was an oracle in the temple who gave prophesies to people. It is a must-see place for history and archaeology lovers!

Today Altinkum offers beautiful beaches, water sports, good restaurants, bars and a good value holiday!

5. Dalyan - Caunos


Dalyan

Dalyan, meaning fishing village in Turkish is a small and unspoiled little town on the Southwest coast of Turkey. It is about 35 minutes drive from Dalaman International Airport.

In ancient times, there was a harbour and a city named Caunos that was founded in the 6th C BC. Caunos was an important city of the Caria region. There are also 4th C BC rock-cut tombs in Dalyan which you can see while
cruising the river by boat.

The main feature of Dalyan is the river with the rustling reeds, home to a variety of fish and birds. The popular mud baths containing sulphur are said to make you look younger and more beautiful. Dalyan is the meeting place of the Aegean and Mediterranean Seas. It has a long and sandy beach. It is one of the few beaches left on the Mediterranean coastline where Loggerhead turtles lay their eggs.

Part of the famous movie, African Queen starring Humphrey Bogart was also filmed here.

6. Kas - Antalya


Kas_Antalya

Kas is situated in a beautiful bay where the Aegean meets the Mediterranean Sea. It is about 3 hours drive from Antalya Intl Airport. The turquoise water and small white beaches make it an attractive holiday destination.

In ancient times, Kas was known as Antiphellus. The 5m high Lycian Tomb is very impressive and worth visiting. It dates from the 4th C BC and is now the symbol of the town.

The small town of Kas is still largely unspoiled and a great place to enjoy the authentic atmosphere in the local cafes and restaurants.

7. Kemer - Antalya


Kemer has a magnificent setting in a crecent bay and set against a backdrop of the pine forested Taurus Mountains. It is located on Turkey's Mediterranean coast and has become a popular holiday destination in recent years.
It is about 40 mins drive from Antalya Intl. Airport.

Kemer is an excellent base for exploring the ancient city of Olympus. Although very little of the city remains it is well-known for its "eternal flame" where burning methane gas escapes from deep underground. In ancient times this natural phenomenon gave rise to the Greek legend of the Chimaera, a fire-
breathing creature said to live in the area.

Today, Kemer is a well organized and modern resort and offers a great value
holiday.
 
8. Kusadasi - izmir
Kusadasi
Kusadasi is a popular holiday resort town in Turkey. It is located 90 km south of Izmir on the northern Aegean coastline and about an hour 10 minutes drive from Izmir International Airport.

Kusadasi has an international harbor for cruise liners. The world famous ancient city of Ephesus is very close to Kuþadasý and every year thousands of tourists stop over to visit this magnificent city. In the old quarter of Kusadasi, you can stroll on cobbled streets and see interesting houses built in the Ottoman architectural style.

Kusadasi offers its visitors beautiful beaches such as Ladies Beach, Kustur Beach and Milli Park. There is a great variety of shops and a bustling weekly market, extensive dining options including pubs, bars and cafes.

9. Alanya - Antalya


Alanya
Alanya is a modern resort situated on Turkey's Mediterranean coast about one and a half hours from the Antalya Intl. airport. It is set between two wonderful beaches and against the spectacular backdrop of the Taurus Mountains.

Alanya played an important role during the 11th and 12th C as a primary port and naval base of the Seljuk Turks. Several well preserved and fascinating buildings remain. The Red Tower, Fortress and the medieval shipyards are well worth a visit.

Today, Alanya has a great deal to offer any visitor, beaches and water sports, history and culture, restaurants, bars and shopping.
 
10. Side - Antalya
Side is located on the Mediterranean coast of Turkey about 45 minutes from the Antalya Intl. airport. It is situated on a small peninsula and surrounded on 3 sides by the beautiful waters of the Mediterranean.

This popular seaside town has a unique atmosphere as ancient ruins and quaint cottages stand side by side.

Side offers something for everyone. The magnificent and well preserved ancient theater dates from the the 2nd C AD. It is one of the largest in Turkey and seats over 14,000 people.

Side has a number of beaches and while some offer a variety of water sports others are quieter and provide an ideal getaway. The town's winding alleyways and harbor offer a wide selection of restaurants, bars and small shops packed with beautiful souvenirs.

[info] Top Ten Tourist Attractions in Turkey

Top Ten Tourist Attractions in Turkey from toptenturkey.com

1. Haghia Sophia Museum - Istanbul


St. Sophia  Church

Haghia Sophia Museum, the great masterpiece of Byzantine art. It was built by Justinian in 6th century AD and is the 3rd church to occupy this site. At the time it was built, it was the largest church in existence. The church was sacked by the Latins during the 4th crusade in 1204 and many of its treasures taken to the west.

When Contantinople (Istanbul) was conquered by the Ottoman Sultan, Mehmet II in 1453, it was converted into a mosque. Since 1936,
by Ataturk's order it has been a museum. The interior is decorated with wonderful Byzantine mosaics from 6th to 13th century AD.
 
 
2. Blue Mosque - Sultan Ahmet Camii - Istanbul
 

Blue Mosque

Blue Mosque, Sultan Ahmet Camii is one
of the most beautiful mosques in the world. Its name is derived from the blue tiles decorating its interior. Completed in 1616 by Mehmet Aga, Imperial Architect and one of the students of the great architect Sinan. Its grace and beautiful proportions were intended to reflect the splendour of Islam.  It was the supreme
 
Imperial Mosque of the Ottoman Empire. The famous blue and green Iznik tiles on the walls are bathed in glorious light that is filtered through 260 windows. On summer evenings there are light and
sound shows in the grounds.

 

3. Pamukkale - Hierapolis- Denizli


Pamaukkale, CottonCastle
Pamukkale is one of the natural wonders of the world. It is a unique geological formation formed over 14.000 years.  The spring water at Pamukkale has therapeutic qualities and since antiquity has been said to
cure rheumatism, kidney and heart diseases.

Hierapolis, means sacred-city and its history goes back 6th C BC. At its peak the population reached about 100,000. The ruins at Hierapolis cover an extensive area. The theater, Temple of Apollo, Colonnaded Street, Byzantine Gate, Plutonium and Necropolis (Cemetery) are some
of the highlights of the city. The Necropolis has approximately 1000 tombs and is the largest in Asia Minor.

4.Ephesus - Efes

Celcus Library

Ephesus is one of the best-preserved ancient cities in the world with a history dating back the 12 C BC. It was an important trade and religious center. During the Roman period its population reached Approx. 250,000.

One of the seven wonders of the world, Temple of Artemis was in Ephesus. It is also the site of one of the Seven Churches of Revelation. St. Paul lived and preached for about 2 years in Ephesus.

Today it is estimated that between 15-20% of the city has been excavated. Some of the highlights are the Odeon, Celsus Library, Great Theater, Commercial Agora, Terrace Houses, Blue Marble Street, Scholistica baths and Brothel.

5. Cappadocia Region



Cappadocia


One of the geological wonders of the world. Cappadocia is a high plateau in Central Turkey  at an altitude of 3270 ft / 1000 m. It lies in a triangle formed by the three main towns of Kayseri, Nevsehir and Nigde. The history of Cappadocia begins 60 million years ago with the eruption of 2 volcanos, covering the area with lava and tufa.

In later periods rain and wind eroded the land and created unusual valleys, canyons and cones. For many centuries Hittites, Assyrian Colonies,Greeks and Romans lived in the region.  Cappadocia is also a very important region in early Christian History. There are over 600 hundred
rock-cut churches built by monks and hermits between the 4th and 11th centuries. In some of these, church walls have been decorated with wonderful frescoes depicting scenes from the Bible.

6. Ancient City of Pergamon  


Temple of Trajan at Pergamon Acropolis

The history of the city starts in the 8th C BC when Aeolian Greek colonies settled in the area. The city was founded on a hill overlooking the Caicos plain. During the reign of Eumenes II in the 2nd C BC, it became one of the cultural and intellectual centers of the day. With the invention of pergamena (parchment) its library grew to rival in size, the great library of Alexandria.

Pergamum was one of the Seven Churches of the Revelations. The famous Roman physician, Galen was born and studied in Pergamum.
The ruins are separated into 3 parts, the Acropolis, Red Courtyard and Asclepion, which was the cure center of Pergamum.

7. Sardis

Sardis
Sardis was the capital of the Kingdom of Lydia.  It was founded on the banks of the famous golden-bearing river Pactolus. The legendary
King of Lydia Croesus (560-540 BC) controlled most of western Asia Minor and made generous offerings to the temples of Delphi, Artemis and Didyma.

In the 7th C BC the Lydians invented the first coinage in history. They developed methods to extract gold from metal ores. Some of the highlights are the temple of Artemis, one of largest temples in Asia Minor and the Roman Gymnasium complex. Part of the Gymnasium was converted into a synagogue in 3rd C BC. Sardis is one of the
Seven Churches of Revelation.

8. Ancient city of Aspendus - Antalya

Aspendus is located in the ancient region of Pamphylia. According to some experts the earliest settlers of the city were the Hittites.

The name Aspendus is of Anatolian origin. The Greek colonies arrived here around 13th C BC and took over an existing settlement. Alexander the Great claimed the city from the Persians and during the Roman period it was an important port city.

The city was founded on a hilltop and spread down to the plains. Aspendus has one of the best preserved and largest Roman theaters in Turkey. It was built in the 2nd C AD. The city's aqueducts are also well preserved and worth a visit.

9. Commagene Kingdom at Mt. Nemrut


Mt. Nemrut


One of the most spectacular sites in Turkey especially at sunset. Mt Nemrut (approx. 2552m) is an extension of the Taurus mountain range in southeastern Turkey. After the division of Alexander's Empire into three, the Seleucids established the relatively small and wealthy Commagene Kingdom in the region.

In 62 BC, Antiochos I became king of Commagene and developed his kingdom as a strategic crossroad on the important trade routes between Syria, Mesopotamia and Rome. The famous sanctuary was built by Antiochos I for himself as a funerary monument. It is a conical tumulus with a height of 50m and 150m diameter. There are colossal heads of Apollo, Zeus and Antiochos I.

10. Gallipoli Anzacs - Çanakkale


Gallipoli Cemetery
The slim peninsula on the northern side of the Dardanelles has been designated a National Park.

In 1915, Allied warships tried to force their way through the straits with the intention of opening a supply line to Russia via the Black Sea. Allied landings on the Gallipoli Peninsula were finally beaten off by the Turks following bitter warfare.

Casualties were high on both sides and today several war memorials stand in the attractive landscape of pine forests, green hills and pretty beaches.


alanya dan panoramanya

keindahan panorama alanya sudah tidak asing lagi untuk para turis dari benua eropa. ketika summer tiba mereka datang membanjiri kota alanya.

lautnya yang biru dengan ombaknya yang ramah membuat para turis betah untuk berenang dan berjemur di pantai selama berjam-jam.

 



tak hanya itu, alanya pun merupakan kota yang bersejarah. banyak peninggalah masa lalu di kota ini. seperti contohnya red tower (gambar di samping) dan alanya castle (gambar di atas).

alanya memang jauh dari istanbul, jika mengambil jalan darat dengan menggunakan bus dapat memakan waktu 15 jam. tapi jika mengambil jalan udara akan memakan waktu 20 menit menuju antalya lalu sesudah itu disambung dengan bus 2 jam menuju alanya.

untuk yang suka travel....dan ada rencana untuk trip ke turki...jangan lewatkan untuk datang ke alanya.... http://www.alanya.cc

Apakah di Turki ada tukang urut?

  jawabannya ADA, disebut ÇIKIKÇI (dibaca: ceu-keuk-ceu). profesi ini bukanlah profesi yang formal dimana terdapat tempat praktek dengan pla...